Trend in Siber

Kecelakaan Beruntun di Exit Tol Bawen Libatkan 10 Kendaraan

Intrend.id – Kecelakaan beruntun terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa 3 Maret 2026 malam sekitar pukul 18.45 WIB. Insiden yang melibatkan 10 kendaraan tersebut diduga dipicu truk box yang mengalami gagal fungsi rem saat melintas di jalur turunan menuju persimpangan lampu merah.

Tabrakan beruntun dalam kecelakaan ini terjadi di turunan overpass Exit Tol Bawen, jalur dari arah Semarang menuju Salatiga atau Solo. Sebuah truk box Isuzu bermuatan paket dengan pelat nomor F 9726 FG (atau variasi serupa) melaju dari arah atas. Saat mendekati traffic light, sopir diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan karena rem tidak berfungsi optimal.

Truk kemudian menabrak antrean kendaraan yang sedang berhenti menunggu lampu hijau. Tabrakan beruntun pun tak terhindarkan.

Dalam video yang beredar di media sosial X dari akun Info Jateng tampak kendaraan rusak usai tabrakan. Sejumlah korban masih bergeletakan di jalan sekitar kendaraan yang rusak.

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan kejadian tersebut.

“Kami informasikan memang benar terjadi kecelakaan di turunan traffic light Exit Tol Bawen pada Selasa malam yang melibatkan sepuluh kendaraan. Dimana kecelakaan itu disebabkan oleh sebuah truk boks muatan paket yang mengalami gagal fungsi rem kemudian menabrak delapan kendaraan sepeda motor dan satu mobil,” ujarnya kepada awak media di Kabupaten Semarang dikutip dari Lingkar Jateng, 3 Maret 2026.

Libatkan 1 Truk, 1 Mobil, dan 8 Motor

Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, total ada 10 kendaraan yang terlibat dalam insiden ini, terdiri dari:

– 1 truk box (pemicu utama)
– 1 mobil Mitsubishi Xpander warna putih (nomor polisi H 1867 PP atau serupa)
– 8 sepeda motor

Benturan keras menyebabkan beberapa sepeda motor terlempar dan sebagian lainnya terjepit di antara kendaraan. Kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama sepeda motor yang berada di barisan depan antrean.

“Melibatkan truk box, 8 motor dan 1 mobil Xpander. Dugaan awal gagal pengereman. (Kejadian) sekitar jam 18.30 WIB tadi,” katanya dilansir Detik.

8 Korban Luka, Nihil Korban Jiwa

Dari peristiwa tersebut, delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka. Seluruh korban merupakan pengendara sepeda motor. Tidak ada laporan korban luka berat dari sopir truk maupun pengemudi mobil.

“Ada 8 orang yang jadi korban kecelakaan tersebut. Mereka semua mengalami luka-luka. 6 orang dinyatakan rawat inap, 2 orang dinyatakan rawat jalan,” jelas Lingga.

Enam korban menjalani perawatan inap di RS At-Tin Bawen, sementara dua korban lainnya hanya rawat jalan dan telah diperbolehkan pulang.

Polisi juga memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini. Pernyataan tersebut sekaligus menepis rumor yang sempat beredar di media sosial mengenai adanya korban tewas.

“Tidak ada korban meninggal dunia,” tegasnya.

Sopir Diamankan, Polisi Lakukan TAA

Sopir truk box telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kepolisian akan melakukan Traffic Accident Analysis (TAA) guna memastikan penyebab teknis kecelakaan, termasuk pemeriksaan sistem pengereman dan faktor lain seperti kecepatan kendaraan.

“Sopir sudah kami amankan. Dugaan awal adalah gagal pengereman, namun kami masih membutuhkan olah TKP yang lebih mendalam untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar Lingga.

Tim Satlantas bersama petugas tol dan warga sekitar melakukan evakuasi kendaraan serta korban. Arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan cukup panjang, namun berangsur normal setelah proses pembersihan lokasi selesai.

Jalur Rawan Kecelakaan

Exit Tol Bawen dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Jawa Tengah. Karakteristik jalur turunan curam yang langsung bertemu lampu merah di persimpangan kerap menjadi tantangan bagi pengemudi kendaraan berat.

Beberapa tahun terakhir, kawasan ini beberapa kali menjadi lokasi kecelakaan serupa. Kondisi tersebut membuat masyarakat menyebutnya sebagai “jalur tengkorak” karena riwayat insiden fatal yang pernah terjadi.

Menanggapi kejadian ini, kepolisian kembali mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk melakukan pengecekan rem secara berkala sebelum melintasi jalur menurun.

“Pastikan kondisi rem layak, gunakan gigi rendah saat turunan, dan hindari muatan berlebih,” kata Lingga.

Selain itu, sejumlah warganet juga menyuarakan perlunya evaluasi infrastruktur di kawasan tersebut, termasuk pemasangan rambu tambahan, jalur penyelamat (escape ramp), atau rekayasa lalu lintas di area lampu merah bawah turunan.

Hingga Rabu 4 Maret 2026 dini hari pihak keluarga korban berdatangan ke rumah sakit. Polisi masih melakukan pendalaman teknis untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Usai kecelakaan lalu lintas di Exit Tol Bawen, arus lalu lintas di sekitarnya berangsur normal dan dapat dilalui kendaraan. Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama pada malam hari ketika visibilitas berkurang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status