Trend in Sports

Tottenham Hotspur vs Arsenal 1-4, Debut Igor Tudor Berujung Kekalahan

Intrend.id – Laga panas Tottenham Hotspur vs Arsenal F.C. pada 23 Februari 2026 waktu Indonesia benar-benar jadi tontonan penuh ledakan. Derby London Utara ini dimulai dengan tempo cepat, tekel keras, dan serangan tanpa rem. Babak pertama ditutup imbang 1-1, tapi babak kedua berubah jadi panggung dominasi Arsenal.

Tottenham Hotspur vs Arsenal sejak menit awal langsung mempertontonkan jual beli serangan. Spurs yang menjalani era baru bersama Igor Tudor tampil penuh energi. Atmosfer di Stadion Tottenham Hotspur terasa panas, seolah jadi saksi debut yang ingin dikenang.

Menit ke-28, bek Arsenal Jurrien Timber diganjar kartu kuning usai menghentikan serangan balik cepat Spurs. Namun empat menit berselang, Arsenal justru mencuri keunggulan. Menit ke-32, Eberechi Eze melepaskan sepakan tajam yang menggetarkan jala tuan rumah. Skor 0-1, The Gunners memimpin.

Spurs tak tinggal diam. Dua menit kemudian, Randal Kolo Muani memanfaatkan kelengahan lini belakang Arsenal dan mencetak gol penyeimbang. Skor 1-1 bikin stadion bergemuruh. Archie Gray kemudian ikut menerima kartu kuning di menit ke-35. Derby ini benar-benar panas tanpa ampun.

Tottenham vs Arsenal 1-1 Babak Pertama, Debut Igor Tudor Langsung Ujian Berat

Masuk babak kedua, Arsenal langsung tancap gas. Menit ke-47, Viktor Gyökeres mencetak gol dan membawa tim tamu unggul 1-2. Serangan mereka makin tajam bikin pertahanan Spurs goyah.

Pergantian pemain dilakukan Arsenal menit ke-57, Cristhian Mosquera masuk menggantikan Timber. Lalu menit ke-62, Eberechi Eze kembali mencatatkan namanya di papan skor. Skor berubah jadi 1-3, Spurs makin tertekan.

Tottenham merespons dengan memasukkan Dominic Solanke menggantikan Conor Gallagher di menit yang sama. Namun Arsenal tetap dominan. Menit ke-76 Gabriel Martinelli masuk menggantikan Leandro Trossard, disusul Martin Ødegaard yang menggantikan Eze di menit ke-77.

Spurs mencoba segalanya. Menit ke-82 Mathys Tel masuk menggantikan Joao Palhinha. Tapi justru Arsenal yang menutup laga dengan manis. Di menit 90+5, Gyökeres kembali mencetak gol keduanya malam itu. Skor akhir 1-4, Arsenal berpesta di kandang rival.

Debut Igor Tudor pun terasa pahit. Spurs yang kini berada di posisi ke-16 klasemen memang sedang dalam kondisi limbung. Sejak Januari, mereka hanya meraih empat poin dari delapan laga liga. Badai cedera makin memperparah keadaan, lebih dari sepuluh pemain absen termasuk Wilson Odobert dan Cristian Romero.

Igor Tudor ke Tottenham Hotspur sebagai Manajer Interim hingga Akhir Musim

Sementara itu, Arsenal racikan Mikel Arteta tampil lebih matang. Meski sempat kehilangan poin dalam beberapa laga terakhir, kualitas dan kedalaman skuad mereka terbukti menentukan. Rekor pun makin berpihak — enam kemenangan dari tujuh Derby London Utara terakhir kini terasa makin sah.

Derby Tottenham Hotspur vs Arsenal kali ini bukan sekadar soal gengsi, tapi juga soal arah musim. Spurs punya semangat era baru, tapi Arsenal punya kualitas juara. Dan di malam penuh tensi ini, raja London tetap berwarna merah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status