Hasil Arsenal vs Chelsea 2-1, The Blues Tumbang
Intrend.id – Arsenal sukses mengalahkan Chelsea 2-1 dalam duel panas Premier League di Emirates Stadium, Minggu 6 September 2026. Laga yang dimulai pukul 16.30 BST atau 22.30 WIB ini berlangsung gaspol sejak menit awal.
Chelsea bahkan bikin kejutan. Baru 77 detik laga berjalan atau kurang dari dua menit, Morgan Rogers sudah membawa The Blues unggul 1-0.
Rogers menyambar bola hasil tendangan voli dari tepi kotak penalti setelah sepak pojok bebas Chelsea dibuang pertahanan Arsenal. Jorrel Hato menjadi pemberi assist.
Gol cepat itu menjadi gol pertama yang bersarang di gawang Arsenal sepanjang musim ini. Rogers juga melanjutkan start impresifnya karena sebelumnya selalu mencetak gol atau assist dalam tiga pertandingan liga pembuka Chelsea.
Namun, Arsenal tidak panik.
Menit ke-25, Kai Havertz menyamakan skor menjadi 1-1. Menariknya, gol tersebut dicetak Havertz ke gawang mantan klubnya. Mendapat umpan dari Declan Rice, penyerang asal Jerman itu membawa bola ke tengah sebelum melepaskan tembakan kaki kiri mendatar dari luar kotak penalti.
Arsenal sebenarnya sempat mencetak gol lebih dulu lewat Riccardo Calafiori. Sayang, gol tersebut dianulir karena offside.
Chelsea juga punya peluang emas. Pedro Neto sempat menghantam tiang pada penghujung babak pertama. Namun, Arsenal justru semakin menggila setelah jeda.
Menit ke-50, Martin Ødegaard mencetak gol kemenangan Arsenal. Christos Tzolis mengirim umpan tajam ke kotak penalti. Havertz kemudian melakukan dummy cerdas sehingga bola mengalir ke Ødegaard. Sang kapten langsung melepaskan tembakan kaki kiri yang menghujam gawang Chelsea.
Arsenal unggul 2-1 dan mampu mempertahankan skor hingga peluit panjang.
Secara statistik, The Gunners memang lebih dominan. Arsenal menguasai 55 persen penguasaan bola dan mencatat 16 tembakan, sembilan di antaranya tepat sasaran. Chelsea punya 13 tembakan dengan lima mengarah ke gawang.
Perbedaan paling mencolok terlihat dari expected goals (xG). Arsenal mencapai 2,11, sedangkan Chelsea hanya 0,34. Arsenal juga menciptakan empat big chances berbanding nol milik Chelsea.
Havertz jelas menjadi salah satu pemain terbaik Arsenal. Selain mencetak gol, ia juga berperan penting dalam gol kemenangan. Ødegaard pun tampil luar biasa sebagai pengatur permainan sekaligus pencetak gol penentu.
Declan Rice juga punya kontribusi besar lewat assist dan kontrol lini tengah. Sementara itu, David Raya tampil penting dengan sejumlah penyelamatan, termasuk menggagalkan peluang Estevão di menit-menit akhir.
Di kubu Chelsea, Rogers menjadi ancaman utama setelah mencetak gol pembuka. Cole Palmer, João Pedro, dan Neto juga beberapa kali membuat pertahanan Arsenal kerepotan. Namun, Chelsea kurang tajam saat memasuki sepertiga akhir lapangan.
Kemenangan ini membuat Arsenal menjaga start sempurna di Premier League 2026/2027. Dari tiga pertandingan, The Gunners meraih tiga kemenangan dengan koleksi sembilan poin dan selisih gol +5.
Arsenal kini berada di posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris. Mereka di bawah Manchester City yang juga mengoleksi sembilan poin. Sementara itu, Chelsea turun dengan enam poin dari tiga laga setelah menelan kekalahan pertamanya musim ini.
Hasil Arsenal vs Chelsea 2-1 juga memperpanjang dominasi The Gunners dalam rivalitas London tersebut. Arsenal kembali menunjukkan bahwa mereka bukan cuma jago menyerang, tetapi juga punya mental kuat ketika tertinggal lebih dulu.
Buat Chelsea, kekalahan ini menjadi alarm awal. Start mereka sebenarnya menjanjikan, tetapi lini belakang dan efektivitas di depan gawang masih perlu dibenahi.
Sementara Arsenal? Tiga laga, tiga kemenangan. Pesan untuk para rival sudah jelas: The Gunners siap mempertahankan gelar. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









