Intrend.id – Hasil pertandingan Liverpool vs Sunderland di era Andoni Iraola dimulai dengan kemenangan. The Reds mengalahkan Sunderland 4-2 dalam laga pramusim di GEODIS Park, Nashville, Amerika Serikat, Sabtu, 25 Juli 2026.
Hasil kemenangan Liverpool vs Sunderland ini menjadi pertandingan pertama Iraola sebagai pelatih Liverpool. Sempat tertinggal 1-2, Liverpool mampu bangkit alias comeback di babak kedua dan mencetak tiga gol tambahan.
Kieran Morrison membuka keunggulan Liverpool pada menit ke-13. Sunderland kemudian membalas melalui Enzo Le Fée pada menit ke-28.
Tim asuhan Régis Le Bris berbalik unggul lewat Timur Tutierov pada awal babak kedua. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Szoboszlai Jadi Pemicu Comeback Liverpool
Dominik Szoboszlai menyamakan kedudukan pada menit ke-56. Gelandang asal Hungaria itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Gol pemain yang baru saja mendapat perpanjangan kontrak ini menjadi titik balik pertandingan. Liverpool mulai tampil lebih dominan dan terus menekan pertahanan Sunderland.
Federico Chiesa kemudian membawa Liverpool kembali unggul pada menit ke-72. Pemain asal Italia itu menyelesaikan peluang dengan tenang dari sudut sempit.
Lewis Koumas melengkapi kemenangan Liverpool pada menit ke-85. Pemain muda tersebut menunjukkan ketenangan saat menyelesaikan peluang di dalam kotak penalti.
Kemenangan 4-2 ini menjadi awal positif bagi era Andoni Iraola. Liverpool menunjukkan kualitas serangan yang menjanjikan, terutama setelah memasukkan sejumlah pemain senior pada babak kedua.
Joe Gomez Cedera, Pertahanan Liverpool Jadi Sorotan
Di balik kemenangan tersebut, Liverpool tetap memiliki pekerjaan rumah.
Joe Gomez harus meninggalkan lapangan pada sekitar menit ke-10 karena mengalami masalah yang diduga berkaitan dengan cedera otot.
Situasi ini menjadi perhatian karena kedalaman lini belakang Liverpool masih menjadi sorotan. Iraola juga harus memainkan sejumlah pemain muda di posisi bek tengah setelah Gomez keluar.
Pertahanan Liverpool terlihat belum sepenuhnya solid. Sunderland beberapa kali mampu memanfaatkan kesalahan dalam transisi dan menciptakan peluang berbahaya.
Namun, kondisi tersebut masih bisa dimaklumi. Laga ini merupakan pertandingan pramusim pertama Liverpool. Para pemain juga masih dalam tahap membangun kebugaran dan memahami sistem baru.
Iraola mengakui timnya belum tampil sempurna. Menurutnya, pemain masih merasakan efek latihan intensif dan kondisi fisik yang belum maksimal.
“Mereka jauh lebih kuat di babak pertama. Jelas ada banyak hal yang perlu diperbaiki, mengingat ini baru hari pertama. Kaki terasa berat. Namun, ini menjadi titik awal yang baik bagi kami untuk melakukan perbaikan,” katanya.
Meski begitu, kemenangan comeback ini tetap menjadi modal bagus untuk Liverpool.
Liverpool Lanjutkan Tur Pramusim di Amerika Serikat
Liverpool akan melanjutkan rangkaian pramusim di Amerika Serikat. The Reds dijadwalkan menghadapi Wrexham di New York pada 29 Juli.
Setelah itu, Liverpool bertemu Leeds United di Chicago pada 2 Agustus.
Skuad Iraola kemudian akan menjalani laga pemanasan melawan AS Monaco dan Como sebelum memasuki persiapan akhir menuju musim 2026/2027.
Bagi Liverpool, hasil melawan Sunderland bukan sekadar kemenangan. Laga ini memberi Iraola kesempatan melihat langsung kombinasi pemain senior dan talenta muda.
Morrison dan Koumas menjadi bukti bahwa pemain akademi mampu mencuri perhatian. Sementara itu, Szoboszlai dan Chiesa menunjukkan kualitas yang bisa menjadi pembeda.
Hasil Liverpool vs Sunderland di era Andoni Iraola ini masih menyimpan banyak hal untuk dibenahi. Namun, kemenangan 4-2 atas Sunderland memberi awal yang cukup menjanjikan bagi era baru The Reds. (*)





