Intrend.id – Musim BRI Super League 2025/2026 resmi berakhir dengan klasemen akhir, drama, dan pesta gol. Tak terkecuali sejarah baru pada kancah sepak bola Indonesia.
Dalam klasemen akhir BRI Super League 2025/2026 Liga 1, Persib Bandung sukses keluar sebagai juara usai bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara. Borneo FC Samarinda menutup musim dengan kemenangan telah 7-1 atas Malut United FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu 23 Mei 2026.
Kemenangan besar itu sebenarnya membuat Borneo FC menyamai poin Persib, yakni 79 angka. Namun Maung Bandung tetap berhak mengangkat trofi karena unggul head-to-head atas Pesut Etam.
Meski gagal juara, Borneo FC tetap mendapat banyak pujian karena tampil luar biasa sepanjang musim. Bahkan di laga terakhir, tim asuhan Fabio Lefundes benar-benar tampil kesetanan sejak menit awal.
Baru 13 menit pertandingan berjalan, Borneo sudah unggul 3-0 lewat dua gol cepat Mariano Peralta dan satu gol Juan Felipe Villa. Stadion Segiri langsung pecah karena tekanan tinggi dan permainan agresif Pesut Etam benar-benar bikin Malut United panik.
Koldo Obieta kemudian menambah dua gol lagi pada menit ke-27 dan 58. Pesta gol dilengkapi oleh Muhammad Sihran dan Kaio Nunes. Sementara gol hiburan Malut United dicetak Frets Butuan pada menit ke-78.
Secara statistik, dominasi Borneo FC memang gila-gilaan. Mereka mencatat 18 tembakan dengan 9 shots on target, ditambah 10 sepak pojok dan akurasi umpan mencapai 88 persen. Meski penguasaan bola hanya unggul tipis 52 persen, efektivitas serangan mereka benar-benar beda level dibanding Malut United.
Formasi 4-2-3-1 racikan Fabio Lefundes kembali jadi senjata utama. Pergerakan fleksibel Mariano Peralta di sisi sayap, kreativitas Juan Villa di lini tengah, serta ketajaman Obieta sebagai target man membuat pertahanan Malut United hancur total.
Borneo juga tampil sangat disiplin saat melakukan high pressing. Mereka terus menekan sejak awal hingga Malut kesulitan keluar dari tekanan. Kombinasi serangan cepat, transisi vertikal, dan lebar permainan jadi alasan kenapa Pesut Etam tampil sangat mematikan di kandang.
Walaupun gagal juara, musim ini tetap jadi salah satu musim terbaik Borneo FC. Mereka finis sebagai runner-up dan dipastikan lolos ke kompetisi Asia, yakni AFC Challenge League musim depan.
Sementara itu, Persib Bandung resmi mengukir sejarah sebagai tim pertama di era Liga Indonesia modern yang mampu meraih gelar tiga musim berturut-turut alias three-peat.
Di papan bawah, nasib pahit harus diterima Persis Solo, Semen Padang FC, dan PSBS Biak yang dipastikan terdegradasi.
Klasemen akhir BRI Super League 2025/2026 mewakili musim penuh drama yang selesai. Persib berpesta sebagai raja baru Liga Indonesia, sementara Borneo FC menutup kompetisi dengan pesan tegas: musim depan mereka siap datang lagi untuk berburu gelar. (*)
Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan