Ole Romeny Comeback Siap Jadi Andalan Timnas Lawan St. Kitts

Intrend.id – Ole Romeny comeback dan siap menjadi andalan Timnas Indonesia jelang melawan St. Kitts di laga FIFA Series 2026. Atmosfer Timnas Indonesia meningkat jelang laga kontra St. Kitts and Nevis di GBK, 27 Maret 2026.
Ini jadi momen debut pelatih anyar John Herdman bareng skuad Garuda termasuk bagi Oley Romeny yang akhirnya balik lagi ke tim setelah sekitar 5 bulan absen. Kabar cedera yang sempat bikin panik ternyata hoax, gengs.
Ole memang pernah cedera parah Juli tahun lalu sampai harus operasi, tapi sekarang kondisinya udah oke dan siap tempur.
Lewat Instagram pribadinya, Ole juga keliatan happy banget bisa balik. Dia upload momen latihan di Stadion Madya sambil nulis caption simpel tapi ngena: “Kembali bersama keluarga.” Auto diserbu komentar rekan setim, termasuk Sandy Walsh yang nyeletuk, “Ball like Ole.”
Di sesi latihan terakhir, skuad Garuda fokus ke pemulihan fisik. Mulai dari gym sampai terapi rendam es alias ice bath. Buat pemain yang biasa main di Eropa kayak Jay Idzes, Ole, dan Calvin Verdonk, adaptasi cuaca panas Indonesia emang jadi challenge tersendiri. Makanya metode ice bath suhu 10–15°C selama 5–15 menit dipakai buat ngurangin nyeri otot dan jaga kondisi tetap fit.
Ngomongin pertandingan di GBK, terakhir kali Indonesia menang di sana terjadi saat lawan China national football team di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Juni 2025. Waktu itu Garuda menang tipis 1-0 lewat penalti Ole Romeny. Momen itu jadi salah satu highlight penting dalam perjalanan tim.
Sekarang pertanyaannya: siapa yang bakal jadi ujung tombak utama di era John Herdman?
Kalau lihat statistik, persaingan striker lagi ketat banget. Yakob Sayuri masih jadi yang paling produktif dengan 6 gol. Sementara Ramdhan Sananta cukup konsisten, disusul Mauro Zijlstra yang efektif meski menit bermain minim.
Di sisi lain, Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen belum terlalu tajam di Timnas. Bahkan Ole belum mencetak gol dari 14 penampilan, meski sempat bikin penalti krusial saat debut.
Menariknya, Ole juga lagi berusaha bangkit di level klub. Bersama Oxford United, dia baru mulai tampil sejak November dan masih cari performa terbaik.
Dengan kondisi ini, pelatih punya PR besar buat nentuin siapa striker utama. Apakah pilih yang lagi on fire, atau kasih kesempatan ke Ole yang lagi lapar pembuktian?
Bagi Ole Romeny dan kawan-kawan, laga lawan St. Kitts and Nevis FIFA Series 2026 bakal jadi panggung penting. Selain uji taktik pelatih baru, ini juga kesempatan buat para striker unjuk gigi. (*)









