Intrend.id – Drama Mees Hilgers di FC Twente memasuki babak baru. Bek Timnas Indonesia itu masih berstatus pemain FC Twente hingga 2027, tetapi hubungan dengan klub asal Belanda tersebut kini semakin rumit.
Eksistensi Mees Hilgers di FC Twente diungkap Pelatih John van den Brom. Dirinya terang-terangan mengatakan tidak lagi berharap Mees Hilgers kembali ke skuad.
Pernyataan tersebut disampaikan Van den Brom pada Jumat, 17 Juli 2026. Ia mengaku sudah cukup lama tidak melihat maupun berbicara langsung dengan Hilgers.
“Saya sudah sangat lama tidak melihat dan berbicara dengan Mees. Yang saya tahu, dia masih memiliki kontrak dengan klub. Dia tidak datang,” ujar Van den Brom.
Komentar tersebut langsung membuat masa depan pemain keturunan Indonesia itu kembali menjadi sorotan.
John van den Brom: Tidak Ada Jalan Kembali untuk Mees Hilgers
Van den Brom mengakui situasi antara Mees Hilgers dan FC Twente saat ini cukup pelik.
Menurutnya, Hilgers merupakan pemain yang sudah lama menjadi bagian dari keluarga besar FC Twente. Bek kelahiran Amersfoort itu bergabung dengan akademi klub sejak 2011 dan kemudian menjalani debut profesional pada 2020.
Namun, hubungan kedua pihak kini disebut tidak lagi berjalan baik.
“Anda selalu harus melihat sisi manusianya. Mees memulai di sini sejak masih kecil. Ini adalah klubnya. Kami selalu ingin pemain pergi dengan cara yang baik. Saat ini, hal itu belum benar-benar terjadi,” kata Van den Brom.
Ketika ditanya apakah Hilgers masih bisa kembali ke tim, sang pelatih memberikan jawaban cukup tegas.
“Tidak, saya rasa tidak ada jalan untuk kembali. Tapi itu bukan keputusan saya. Melihat bagaimana semuanya berjalan, saya tidak berharap dia kembali.”
Pernyataan tersebut membuat situasi Mees Hilgers di FC Twente semakin panas.
Kontrak Mees Hilgers Otomatis Diperpanjang hingga 2027
Ironisnya, meski hubungan dengan klub sedang tidak baik, Mees Hilgers masih terikat kontrak dengan FC Twente.
Kontraknya yang sebelumnya akan berakhir pada 2026 otomatis diperpanjang satu musim hingga 30 Juni 2027 berdasarkan aturan dalam perjanjian kerja kolektif pemain sepak bola profesional di Belanda.
Perpanjangan tersebut terjadi setelah tidak ada pihak yang mengakhiri kontrak sesuai tenggat waktu yang berlaku. FC Twente tidak memutus kontrak sebelum 1 April, sementara Hilgers juga tidak melakukannya sebelum 16 Mei.
Artinya, FC Twente masih memiliki kendali atas masa depan pemain berusia 25 tahun tersebut dan dapat meminta biaya transfer apabila ada klub yang ingin merekrutnya.
Mees Hilgers Tak Hadir di Latihan FC Twente
Masalah baru muncul ketika FC Twente memulai persiapan pramusim pada Juni 2026.
Mees Hilgers tidak hadir dalam sejumlah sesi latihan awal. Klub sebelumnya menyatakan bahwa Hilgers seharusnya datang ke latihan dan pihak klub akan membicarakan situasi tersebut dengannya.
Ketidakhadiran itu kemudian semakin memperburuk hubungan antara sang pemain dan klub.
Menurut laporan media Belanda, Hilgers sebelumnya memang ingin meninggalkan FC Twente. Namun, transfer yang diharapkan tidak terwujud dan kontraknya justru otomatis diperpanjang.
Cedera Lutut Membuat Situasi Semakin Sulit
Selain masalah kontrak, Hilgers juga harus menghadapi persoalan cedera.
Ia mengalami cedera serius pada lutut pada akhir 2025 dan harus menjalani proses rehabilitasi panjang. Cedera tersebut membuatnya melewatkan sebagian besar, bahkan seluruh musim 2025/2026.
Kondisi itu tentu berdampak pada peluang transfernya. Nilai pasar Hilgers kini diperkirakan turun menjadi sekitar 3 juta euro, setelah sebelumnya berada di angka yang lebih tinggi.
Bek tengah dengan tinggi 1,85 meter itu dikenal sebagai pemain yang kuat dalam duel fisik dan cukup nyaman memainkan bola dari lini belakang. Namun, minimnya menit bermain setelah cedera membuat klub-klub peminat harus mempertimbangkan kondisi kebugarannya.
Pernah Dikaitkan dengan Klub Lain
Mees Hilgers sebenarnya sudah lama dikaitkan dengan kemungkinan meninggalkan FC Twente.
Pada musim panas 2025, transfer ke klub Prancis, Stade Brest, sempat mendekati kesepakatan tetapi akhirnya tidak terwujud. Sejumlah klub lain juga pernah dikaitkan dengannya.
Belakangan, Feyenoord dan NEC disebut sebagai klub yang berpotensi menjadi tujuan berikutnya. Namun, hingga pertengahan Juli 2026, belum ada transfer resmi yang diumumkan.
Karena masih terikat kontrak hingga 2027, FC Twente tetap memiliki posisi penting dalam menentukan masa depan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Tanda Tanya Masa Depan Mees Hilgers
Situasi saat ini bisa dibilang cukup unik. Mees Hilgers masih terikat kontrak dengan FC Twente, tetapi pelatihnya secara terbuka tidak berharap dirinya kembali.
Di sisi lain, sang pemain tampaknya tetap ingin mencari klub baru. Masalahnya, ia harus menemukan solusi bersama FC Twente karena kontraknya masih berlaku.
Bagi Timnas Indonesia, situasi ini tentu juga menjadi perhatian. Hilgers merupakan salah satu bek yang pernah menjadi bagian dari skuad Garuda dan memiliki pengalaman bermain di level Eredivisie.
Bola ada di tangan Mees Hilgers dan FC Twente. Apakah mereka akan menemukan jalan keluar melalui transfer, atau justru drama ini berlanjut hingga musim baru dimulai? Yang jelas, pernyataan John van den Brom menunjukkan bahwa hubungan antara kedua pihak sedang berada di titik yang sangat sulit. (*)





