INTREND.ID Menjangkau wawasan baru

Ibu Penyadap Karet Ditelan Ular Piton 7 Meter Jasadnya Masih Utuh

INTREND.ID – Kejadian menyedihkan sekaligus mengejutkan terjadi terhadap seorang ibu penyadap karet yang ditelan ular piton.

Ibu penyadap karet yang ditelan ular piton itu terjadi di Jambi. Tepatnya ibu yang ditelan ular piton itu terjadi di Desa Terjun Galah, Kecamatan Betara, Kab Tanjung Jabung Barat.

Peristiwa menghebohkan itu terjadi menimpa Zahra, seorang perempuan penyadap karet yang ditelan ular piton di Jambi berusia 52 tahun.

Dari laporan Detik.com Sumut, Selasa, 15 Oktober 2022, jasad Zahra ditemukan telah meninggal dalam perut ular piton.

Ular piton itu setelah diukur mencapai panjang tujuh meter.

Penemuan Zahra di dalam perut ular itu diketahui setelah adanya laporan kehilangan Zahra dari suaminya.

Simak:  Presiden Joko Widodo Bertemu Presiden Ukraina, Dialog di Depan Meja Bundar Istana Maryinsky

Keterangan Kapolsek Betara Jambi, AKP S Harefa, sampaikn bahwa penemuan itu bermula dari laporan tentang kehilangan orang di kebun karet.

Laporan warga itu lalu ditindaklanjuti oleh pihak keluarga bersama Bhabinkamtibmas mencari korban ke sekitar perkebunan karet.

Menurut AKP S Harefa, saat melakukan penyisiran, tim menemukan seekor ular piton besar sepanjang 7 meter.

Ular itu lalu diperkirakan telah menelan korban.

“Tim lalu menangkap ular tersebut untuk memastikan bahwa korban hilang ada di dalam perut ular,” kata AKP S Harefa Senin 24 Oktober 2022.

AKP S Harefa juga sampaikan bahw Zahra dilaporkan hilang pada Minggu 23 Oktober 2022.

Korban hilang usai pergi ke kebun karet miliknya yang berada di Desa Terjun Gajah, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat, untuk menyadap.

Simak:  Kominfo Buka Blokir PayPal, Valve Corp, dan Yahoo

Menurut AKP S Harefa, di kebun karet, sang suami hanya menemukan sebuah sandal, pisau deres, jilbab dan jaket milik istrinya.

Suami Zahra juga temukan peralatan dan perlengkapan istrinya di lokasi kebun tersebut.

Dari temuan itu, suami korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Desa Terjun Gajah untuk meminta bantuan pencarian.

Saat pencarian oleh warga, korban ditemukan di dalam perut ular.

“Tubuh korban juga tidak hancur ketika ditemukan di dalam tubuh ular. Lantaran diduga baru dimangsa,” kata AKP S Harefa. ***

Baca Artikel lainnya di Google News.

Tinggalkan komentar