Trend in Sports

Igor Tudor ke Tottenham Hotspur sebagai Manajer Interim hingga Akhir Musim

Intrend.id – Tottenham Hotspur resmi menjadikan Igor Tudor sebagai manajer interim hingga akhir musim 2025/2026 Liga Inggris. Penunjukan ini membuka peluang kembalinya Mauricio Pochettino ke London Utara pada musim panas mendatang.

Kabar Igor Tudor ke Tottenham Hotspur tersebut diungkap jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano pada Jumat 13 Februari 2026. Romano menyebut kesepakatan telah tercapai dan Tudor akan menangani Spurs hingga Juni 2026, dengan evaluasi lanjutan dilakukan pada akhir musim.

Tottenham memilih Tudor setelah melakukan pertimbangan terhadap sejumlah nama lain, termasuk mantan pelatih Borussia Dortmund, Edin Terzic, serta eks pelatih RB Leipzig, Marco Rose. Namun, Spurs akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Tudor karena rekam jejaknya dalam memberikan dampak cepat di klub-klub sebelumnya.

Pria asal Kroasia berusia 47 tahun itu non job sejak meninggalkan Juventus pada Oktober 2025, setelah delapan laga tanpa kemenangan yang membuat klub Turin terpuruk di papan tengah Serie A. Meski periode tersebut terbilang singkat, Tottenham menilai pengalaman dan karakter kepemimpinan Tudor sesuai dengan kebutuhan klub saat ini.

Spurs sendiri tengah berada dalam situasi genting di Liga Inggris. Performa buruk membuat mereka terancam degradasi, meski saat ini masih unggul lima poin dari zona merah. Manajemen klub memilih opsi pelatih interim setelah memecat Thomas Frank, yang hanya meraih dua kemenangan dari 17 laga liga selama delapan bulan masa kepemimpinannya.

Keputusan menunjuk pelatih sementara juga dinilai sebagai strategi Tottenham untuk menjaga peluang reuni dengan Pochettino. Pelatih asal Argentina itu masih terikat tugas sebagai pelatih Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia musim panas ini. Namun, Pochettino disebut bisa tersedia setelah turnamen berakhir dan beberapa kali mengisyaratkan keinginannya kembali melatih Spurs.

Nama Pochettino tetap menjadi favorit pendukung Tottenham. Bahkan, nyanyian untuk mantan pelatih mereka itu terdengar jelas saat kekalahan kandang 1-2 dari Newcastle United, laga terakhir Thomas Frank sebelum dipecat.

Sementara itu, Tudor akan langsung dihadapkan pada tantangan berat. Selain harus mengangkat posisi Spurs di klasemen, ia juga dituntut memperbaiki suasana ruang ganti yang memburuk. Tottenham saat ini dilanda krisis cedera, dengan sejumlah pemain kunci seperti James Maddison, Dejan Kulusevski, Richarlison, dan Mohammed Kudus harus menepi. Situasi diperparah dengan absennya kapten tim Cristian Romero akibat sanksi larangan bermain.

Meski demikian, Tudor memiliki peluang untuk dipermanenkan jika mampu membawa perubahan signifikan. Dalam karier kepelatihannya, ia pernah membawa Hajduk Split menjuarai Piala Kroasia 2013—satu-satunya trofi yang ia raih sebagai pelatih kepala. Ia juga sempat melatih Lazio, Marseille, Galatasaray, dan Udinese.

Laga pertama Igor Tudor bersama Tottenham Hotspur akan langsung menyita perhatian publik, karena Tottenham dijadwalkan menjamu rival sekota Arsenal pada pekan depan. Pertandingan tersebut bisa menjadi penentu awal apakah Igor Tudor mampu menghidupkan kembali harapan Tottenham Hotspur di sisa musim ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status