Jersey Baru Timnas Indonesia Kelme Angkat Motif Batik dan Tenun, Harganya Berapa?

Intrend.id – Peluncuran jersey terbaru Timnas Indonesia Kelme berlangsung Kamis malam 12 Maret 2026 di Plaza Utara Gelora Bung Karno terasa meriah. Lampu panggung menyala, musik berdentum, dan ribuan pasang mata tertuju pada satu momen penting.
Peluncuran jersey terbaru Timnas Indonesia oleh PSSI bersama Kelme apparel asal Spanyol, resmi mengukuhkan seragam Garuda untuk periode 2026–2027, dalam acara bertajuk Leave Your Mark Fest 2026 di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta.
Bukan sekadar pergantian kostum, jersey ini membawa pesan kuat tentang identitas bangsa. Motif batik dan tenun menjadi elemen penting dalam desainnya, sebuah simbol bahwa budaya Indonesia tetap melekat di dada para pemain saat bertarung di lapangan hijau.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut peluncuran ini sebagai tanda semangat baru bagi skuad Garuda.
“Pelatih baru, jersey baru, semangat baru. Tinggal hokinya baru atau tidak, nanti kita lihat,” ujar Erick sambil tersenyum.
Melalui media sosialnya, Erick juga menegaskan bahwa desain jersey ini terinspirasi dari kekayaan budaya Nusantara.
“Terinspirasi dari warisan dan kekayaan budaya untuk kebanggaan Indonesia,” kata Erick di media sosial. “Jersey baru Timnas Indonesia dengan apparel Kelme launching hari ini dan akan menjadi semangat baru untuk para pemain Indonesia yang akan berjuang untuk Merah Putih,” tulisnya.
Dalam peluncuran tersebut, Kelme memperkenalkan empat jenis jersey. Dua di antaranya diperuntukkan bagi pemain lapangan—home dan away—sementara dua lainnya untuk posisi penjaga gawang.
Jersey kandang tampil dominan dengan warna merah khas Garuda, dipadukan garis putih yang memberi nuansa klasik sekaligus elegan. Desain ini terinspirasi dari kostum legendaris Timnas Indonesia tahun 1999, sebuah era yang menjadi bagian penting sejarah sepak bola nasional.
Meski bernuansa retro, teknologi yang digunakan tetap modern. Bahan jersey dirancang ringan, fleksibel, dan mendukung performa atlet profesional di lapangan.
Sementara itu, jersey tandang hadir dengan warna dasar putih yang bersih. Aksen garis merah tipis di bagian dada serta detail merah di kerah dan ujung lengan menghadirkan identitas Merah Putih yang kuat. Pada beberapa bagian, terlihat sentuhan motif batik yang diolah dalam bentuk geometris dan tekstur piksel.
Menurut Kelme, desain ini merupakan interpretasi modern dari budaya Indonesia. Garis, titik, serta simbol khas batik diterjemahkan menjadi pola dinamis yang menggambarkan energi permainan sepak bola dan futsal.
Menariknya, jersey terbaru ini tersedia dalam dua varian: Player Issue dan Replica Issue.
Varian Player Issue dirancang khusus untuk kebutuhan atlet profesional dengan teknologi performa tinggi. Jersey ini dijual seharga Rp1.449.000 untuk lengan pendek dan sudah dilengkapi kotak eksklusif.
Sedangkan Replica Issue ditujukan bagi para penggemar. Kualitasnya tetap premium, namun dengan harga lebih terjangkau, yakni Rp749.000 tanpa kotak eksklusif.
Namun, peluncuran jersey ini juga memicu perdebatan di media sosial. Setelah pengumuman resmi dilakukan, kolom komentar akun Instagram Kelme Indonesia langsung dipenuhi berbagai tanggapan warganet.
Sebagian penggemar memuji keberanian desain yang mengangkat budaya lokal. Namun tidak sedikit pula yang mengkritik detail visual maupun estetika jersey tersebut.
Terlepas dari pro dan kontra, satu hal jelas: jersey baru ini kini menjadi simbol semangat baru bagi Timnas Indonesia. Dengan desain yang memadukan sejarah, budaya, dan teknologi modern, kostum tersebut diharapkan mampu menemani perjuangan Garuda di berbagai ajang internasional ke depan.
Setelah jersey baru Timnas Indonesia Kelme resmi diperkenalkan, para suporter tentu menunggu satu hal berikutnya: kemenangan di lapangan. Karena pada akhirnya, bukan hanya desain yang ingin dikenang—melainkan juga prestasi yang tercipta saat Merah Putih berkibar tinggi. (*)









