Kecelakaan Maut Sidoarjo Mobil Tabrak Dua Ibu, Sopir Positif Narkoba

Intrend.id – Kecelakaan maut di Sidoarjo bikin geger. Dua perempuan meninggal usai ditabrak mobil di Jalan Raya Candi, Selasa dini hari, 24 Maret 2026.
Kecelakaan di Sidoarjo ini menurut polisi diduga kuat karena sopir kurang fokus saat berkendara.
Kejadian bermula saat mobil Xenia bernopol N-1307-IW melaju dari arah Pasuruan menuju Sidoarjo. Mobil itu dikemudikan IF (38), warga Kabupaten Malang.
Nah, di depan Pabrik Gula Candi, mobil tiba-tiba nabrak dua pengendara dari belakang.
Korban pertama, Khusnul Khotimah (52), lagi naik sepeda listrik. Sementara korban kedua, Mardiyah (66), sehari-hari jualan sayur pakai sepeda angin.
Keduanya mengalami luka berat usai kecelakaan dan meninggal dunia di lokasi. Ngeri banget.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Saputra, bilang tabrakan terjadi karena jarak sudah terlalu dekat. Diduga sopir nggak sadar ada kendaraan di depannya.
“Saat melintas di Jalan Raya Candi tepatnya di depan Pabrik Gula (PG) Candi, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, pengemudi diduga kurang konsentrasi saat berkendara sehingga tidak dapat menghindari dua kendaraan tanpa motor yang berada di depannya,” kata Yudhi melalui Antara.
Setelah kejadian, polisi langsung gerak cepat. Olah TKP dilakukan, korban dievakuasi ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo, dan saksi-saksi langsung dimintai keterangan. Tapi, fakta yang terungkap bikin makin shock.
Ternyata, sopir Xenia itu diduga sopir angkutan ilegal yang lagi OTW jemput penumpang ke Bandara Juanda. Lebih parah lagi, hasil tes urine menunjukkan IF positif narkoba dengan hasil tes urine konsumsi sabu. Waduh, ini sih udah bahaya banget.
“Karena kami curiga, kami lakukan tes urine dan hasilnya positif,” kata Yudhi.
Saat ini, polisi sudah mengamankan kendaraan dan sopir untuk proses hukum lebih lanjut. Kasusnya juga sudah dilimpahkan ke Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Sidoarjo buat pendalaman.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih hati-hati di jalan. Apalagi kalau berkendara di jam rawan. Fokus, jaga kecepatan, dan jangan sampai lalai.
Kecelakaan di Sidorjo ini menunjukkan fakta fatal akibat satu detik lengah yang berujung maut. Kejadian ini jadi bukti nyata kalau keselamatan di jalan itu tak bisa dianggap remeh. (*)









