KMP Batu Mandi Terbakar di Merak, 420 Penumpang dan Awak Kapal Dievakuasi

Intrend.id – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi milik PT ASDP Indonesia Ferry mengalami kebakaran di perairan Pelabuhan Merak, Banten, Selasa 20 Oktober 2026, sore. Data Basarnas menyatakan sebanyak 420 orang yang terdiri atas 380 penumpang dan 40 awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi.

KMP Batu Mandi mengalami insiden terbakar ketika kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak. Insiden tersebut berlangsung saat kapal mendekati pelabuhan untuk bersandar.

Berdasarkan laporan awal, api muncul di bagian lambung kanan belakang kapal. Lokasi kejadian diperkirakan berjarak sekitar satu mil laut dari Dermaga 6 Pelabuhan Merak.

Informasi kebakaran diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten sekitar pukul 16.45 WIB. Petugas kemudian mengerahkan tim SAR untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat.

Situasi sempat menegangkan setelah beberapa kali terdengar suara ledakan dari kapal. Kondisi tersebut membuat penumpang panik ketika berusaha menyelamatkan diri.

420 Orang Dievakuasi dari KMP Batu Mandi

Proses penyelamatan penumpang dan awak kapal dilakukan menggunakan KMP Royce 1 serta sejumlah perahu boat wisata yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Laporan Basarnas menyatakan seluruh 420 orang di atas kapal atau person on board (POB) dilaporkan berhasil dievakuasi menuju dermaga.

Basarnas mengerahkan sejumlah peralatan dan armada SAR untuk mendukung operasi tersebut. Unsur yang diterjunkan meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet, serta KN SAR Tetuka dari Pelabuhan Bojonegara.

Berdasarkan laporan situasi Basarnas hingga pukul 19.00 WIB, proses pemadaman api masih berlangsung. Petugas terus melakukan penanganan di sekitar lokasi kebakaran.

“Hingga laporan situasi Basarnas pukul 19.00 WIB, proses pemadaman api masih berlangsung,” ungkap Basarnas dalam keterangan tertulis, Selasa malam.

Sejumlah Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

Meski seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan telah dievakuasi, sejumlah orang mengalami luka-luka dan sesak napas.

Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, sebagian penumpang lainnya masih berada di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

Informasi mengenai kondisi kesehatan seluruh penumpang masih memerlukan pembaruan dari pihak berwenang.

Hingga laporan awal tersebut disampaikan, penyebab kebakaran KMP Batu Mandi belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan penanganan terhadap kapal yang terbakar.

Insiden KMP Batu Mandi terbakar ini menjadi perhatian karena kapal tersebut melayani jalur penyeberangan penting yang menghubungkan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa. Penanganan darurat difokuskan pada keselamatan penumpang dan awak kapal serta pengendalian kebakaran. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status