Opening Ceremony Asian Games 2026 di Nagoya Jepang: Harmonic Heart Beat Meriah
Intrend.id – Opening Ceremony (upacara pembukaan) Asian Games 2026 berlangsung di Nagoya, Jepang, Sabtu, 19 September 2026. Tepatnya di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium atau Paloma Mizuho Stadium.
Rangkaian acara Opening Ceremony Asian Games 2026 sendiri berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 20.00 WIB atau pukul 20.00 hingga 22.00 waktu setempat.
Pembukaan Asian Games ke-20 ini berlangsung sekitar dua jam. Jepang mengemas seremoni dengan perpaduan budaya tradisional, musik, teknologi, dan pertunjukan cahaya.
Tema pertunjukan mengangkat konsep “Harmonic Heart Beat”. Sementara slogan resmi Asian Games 2026 adalah “Imagine One Asia”. Konsep tersebut membawa pesan persatuan dan kebersamaan masyarakat Asia.
Upacara dibuka dengan pertunjukan tim aerobatik Blue Impulse di langit Nagoya. Pesawat-pesawat tersebut membentuk pola hati sebelum seremoni utama berlangsung di dalam stadion.
Di hadapan Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako, rangkaian acara kemudian berlanjut dengan pertunjukan musik dan tari.
Kaisar Naruhito Buka Asian Games
Kaisar Naruhito secara resmi menyatakan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dibuka. Pembukaan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh olahraga internasional, termasuk Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Joaan bin Hamad Al Thani dan Presiden IOC Kirsty Coventry.
Sebanyak 45 negara dan wilayah ambil bagian dalam parade atlet. OCA menyebut sekitar 11.000 atlet dijadwalkan tampil dalam pesta olahraga Asia tersebut.
Kontingen Afghanistan menjadi yang pertama memasuki stadion. Jepang sebagai tuan rumah mendapat giliran terakhir dan disambut tepuk tangan penonton.
Salah satu momen yang cukup menarik datang dari kontingen India. Penembak Manu Bhaker dan atlet kabaddi Pawan Sehrawat membawa bendera India setelah pelempar tolak peluru Tajinderpal Singh Toor tidak dapat mengikuti parade karena perlengkapan seremonialnya tidak tiba bersama bagasi.
Kabuki Terbang hingga Teknologi Jepang
Pertunjukan budaya menjadi salah satu bagian yang paling mencuri perhatian.
Sebuah replika besar Kastel Nagoya tampil di tengah panggung. Aktor kabuki kemudian membawakan pertunjukan tradisional Renjishi dengan adegan yang membuatnya tampak terbang melintasi panggung.
Pertunjukan lalu berubah menjadi lebih modern. Penari, teknologi visual, dan kendaraan mobilitas Toyota tampil bersamaan.
Konsep tersebut menggambarkan perpaduan tradisi dengan perkembangan industri Jepang.
Musisi biola terkenal Jepang, Taro Hakase, juga tampil dalam rangkaian pembukaan. Ia membawakan pertunjukan musik bersama para penari di atas panggung berbentuk hati.
Murofushi Ayah-Anak Nyalakan Kaldron
Puncak seremoni ditandai dengan penyalaan kaldron Asian Games.
Mantan juara lempar martil Olimpiade Athena 2004, Koji Murofushi, menyalakan kaldron bersama ayahnya, Shigenobu Murofushi. Shigenobu merupakan lima kali juara Asian Games.
Setelah itu, pertunjukan musik dan kembang api menutup seremoni pembukaan.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung hingga 4 Oktober. Ajang ini menjadi kali ketiga Jepang menjadi tuan rumah Asian Games setelah Tokyo 1958 dan Hiroshima 1994.
Meski opening ceremony Asian Games 2026 berlangsung meriah, penyelenggaraan sebelumnya sempat menghadapi sejumlah persoalan logistik, termasuk akomodasi dan transportasi atlet. Namun, seremoni pembukaan akhirnya tetap berjalan sesuai agenda. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan





