Trend in Siber | Pelawak Temon Templar Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun, Dunia Hiburan Berduka

Pelawak Temon Templar Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun, Dunia Hiburan Berduka

Temon Templar

Intrend.id – Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air usai beredar informasi Temon Templar meninggal dunia. Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok yang telah lama menghibur masyarakat.

Temon Templar merupakan komedian senior Indonesia. Nama lengkapnya adalah Simson Rarameha Ngadang. Tokoh penghibur ini meninggal dunia pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 08.42 WIB dalam usia 59 tahun.

Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan melalui akun Instagram resmi @temontemplar27, yang mengunggah pesan, “Rest in Peace Temon Templar. 28 Desember 1966 – 12 Juli 2026.” Unggahan itu langsung dibanjiri ucapan belasungkawa dari rekan artis, sahabat, hingga para penggemarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga dan pihak manajemen, Temon meninggal dunia di Jakarta diduga akibat serangan jantung. Almarhum juga diketahui memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi.

“Fakultas Psikologi Universitas Indonesia @psikologi_ui mengucapkan duka cita (obituari) atas meninggalnya alumni angkatan 1985 Drs. Simson Rarameha Ngadang alias Temon Templar yang meninggal dunia pada 12 Juli 2026. Temon dikenal dari sitkom Abdel & Temon: Bukan Superstar (2008),” ucapan duka di media sosial.

Disemayamkan di Mampang Prapatan

Rekan sesama artis berdatangan memberikan penghormatan terakhir saat Temon Templar dikebumikan.

Jenazah Temon disemayamkan di rumah duka kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Sejak kabar wafatnya menyebar, rumah duka dipenuhi keluarga, sahabat, dan sejumlah tokoh dunia hiburan yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi ibadah pelepasan dilaksanakan di GPIB Effatha, Jakarta Selatan, pada Senin, 13 Juli 2026. Setelah itu, jenazah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, unit Kristen.

Suasana haru begitu terasa ketika para sahabat mengenang perjalanan panjang Temon di dunia hiburan Indonesia.

Mongol Stres: Temon Adalah Mentor yang Rendah Hati

Komedian tunggal Rony Imannuel atau yang lebih dikenal sebagai Mongol Stres menjadi salah satu sosok yang paling kehilangan.

Menurut Mongol, Temon bukan hanya rekan kerja, tetapi juga mentor yang selalu membimbing tanpa pernah merasa lebih hebat dari orang lain.

“Beliau sosok abang, mentor, sahabat yang benar-benar tidak merasa lebih unggul. Beliau sering memberikan pembelajaran kepada saya sebagai seniman yang baru masuk ke dunia hiburan,” ujar Mongol saat menghadiri ibadah pelepasan kepada Antara.

Kesaksian tersebut menggambarkan bagaimana Temon dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu membuka ruang bagi generasi baru di dunia komedi.

Karier Panjang yang Akan Selalu Dikenang

Temon Templar menjadi ikonik lewat sitkom Abdel dan Temon. Temon lahir di Jakarta pada 28 Desember 1966. Sebelum dikenal luas sebagai komedian, ia memulai karier sebagai penyiar Radio SK pada 1992.

Namanya semakin populer setelah berpasangan dengan Abdel Achrian dalam sitkom Abdel dan Temon Bukan Superstar yang tayang pada 2008. Lewat acara tersebut, Temon dikenal dengan gaya komedi yang sederhana namun menghibur, termasuk catchphrase khasnya, “Mon… mon…”, yang masih diingat banyak penonton hingga kini.

Selain tampil di televisi, Temon juga aktif bermain film, menjadi pengisi acara hiburan, hingga tampil di berbagai panggung komedi selama lebih dari tiga dekade.

Di luar dunia hiburan, Temon juga merupakan alumni Fakultas Psikologi Universitas Indonesia angkatan 1985. Ucapan belasungkawa turut disampaikan oleh Fakultas Psikologi UI melalui media sosial sebagai bentuk penghormatan kepada alumninya.

Jejak Tawa yang Tak Akan Terlupakan

Kepergian Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang tumbuh bersama karya-karyanya. Sejumlah artis seperti Abdel Achrian, Bopak Castello, Anita Hara, Project Pop, Armand Maulana, Sinyorita, hingga Edbert Destiny turut menyampaikan belasungkawa dan mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang hangat serta selalu membawa tawa.

Temon juga dikenal sebagai sosok keluarga dan ayah dari sembilan anak yang tetap aktif berkarya hingga akhir hayatnya.

Selamat jalan Bang Temon Templar. Terima kasih atas puluhan tahun tawa, kebahagiaan, dan kenangan yang telah diberikan kepada masyarakat Indonesia. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
© Copyright 2026, All Rights Reserved  |  @2021-2026 | Published by Intrend.id
DMCA.com Protection Status