Trend in Sports

Susunan Pemain Real Madrid Lawan Espanyol, Mourinho Langsung Pasang 3 Pemain Baru

Intrend.id – Real Madrid telah resmi mengumumkan susunan pemain starting XI untuk menghadapi Espanyol pada pekan kedua La Liga 2026/2027. Laga berlangsung di RCDE Stadium, Sabtu 22 Agustus 2026.

Pertandingan ini menjadi momen spesial karena José Mourinho kembali menjalani laga kompetitif bersama Real Madrid dan susunan pemain baru setelah 13 tahun.

Mourinho langsung menurunkan komposisi yang cukup berani. Tiga pemain baru masuk starting XI. Mereka adalah Denzel Dumfries, Ibrahima Konaté, dan Bernardo Silva.

Starting XI Real Madrid vs Espanyol

Mourinho menggunakan formasi 4-2-3-1.

Kiper: Thibaut Courtois

Bek: Denzel Dumfries, Ibrahima Konaté, Dean Huijsen, Álvaro Carreras

Gelandang: Federico Valverde, Bernardo Silva, Arda Güler, Jude Bellingham

Penyerang: Vinícius Júnior, Kylian Mbappé

Valverde dipercaya menjadi kapten.

Di bangku cadangan terdapat Andriy Lunin, Trent Alexander-Arnold, Marc Cucurella, Antonio Rüdiger, Eduardo Camavinga, Brahim Díaz, Yan Diomande, serta sejumlah pemain akademi.

Pilihan Dumfries sebagai bek kanan langsung menarik perhatian. Pemain asal Belanda itu mendapat kepercayaan lebih dulu dibanding Alexander-Arnold.

Sementara itu, Cucurella juga belum dimainkan sejak awal.

Mourinho Andalkan Mbappé dan Vinicius

Lini depan Real Madrid tetap menjadi bagian paling menakutkan.

Kylian Mbappé dipercaya sebagai ujung tombak. Penyerang Prancis itu menjadi mesin gol Madrid pada musim sebelumnya dan kembali diharapkan menjadi sumber gol utama.

Vinícius Júnior beroperasi dari sisi kiri.

Kecepatan dan kemampuan dribelnya menjadi senjata penting untuk membongkar pertahanan Espanyol.

Di belakang mereka ada Bellingham.

Gelandang Inggris tersebut mendapat peran lebih ofensif. Ia menjadi penghubung antara lini tengah dan dua penyerang.

Arda Güler juga dipercaya mengisi sisi kanan lini serang. Pemain Turki tersebut diharapkan memberikan kreativitas melalui umpan dan bola mati.

Trio Pemain Baru Langsung Starter

Mourinho tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan kesempatan kepada pemain baru.

Dumfries langsung mengisi posisi bek kanan.

Konaté berduet dengan Dean Huijsen di jantung pertahanan.

Sementara Bernardo Silva menjadi bagian dari duet gelandang bersama Valverde.

Kehadiran Bernardo memberikan pengalaman sekaligus kontrol permainan.

Valverde tetap menjadi pemain penting karena kemampuan berlari dari kotak ke kotak.

Kombinasi keduanya diharapkan membuat Madrid lebih seimbang ketika menyerang maupun bertahan.

Di belakang mereka, Konaté menawarkan kekuatan fisik. Huijsen menjadi opsi yang lebih tenang dalam memainkan bola dari lini belakang.

Madrid Masih Kehilangan Sejumlah Pemain

Real Madrid datang ke pertandingan ini dengan sejumlah masalah cedera.

Éder Militão, Rodrygo, Endrick, Aurélien Tchouaméni, Ferland Mendy, dan Raúl Asencio tidak ada.

Situasi tersebut membuat Mourinho harus memutar otak.

Namun, kedalaman skuad Madrid masih cukup kuat.

Alexander-Arnold, Rüdiger, Cucurella, Camavinga, dan Brahim Díaz masih bisa memberikan opsi dari bangku cadangan.

Kondisi ini juga membuat persaingan internal Madrid semakin menarik.

Espanyol Siap Menguji Real Madrid

Espanyol tidak datang tanpa modal.

Tim asuhan Manolo González memulai musim dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Levante.

Roberto Fernández menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak dua gol pada pertandingan tersebut.

Espanyol diperkirakan bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Mereka akan menghadapi tugas berat karena Madrid memiliki kecepatan di kedua sisi lapangan.

Secara historis, Real Madrid juga unggul jauh dalam pertemuan kedua tim.

Namun, pertandingan tandang tetap memiliki tantangan tersendiri.

Bellingham Langsung Bawa Madrid Unggul

Laga berjalan sesuai harapan Madrid pada awal pertandingan.

Jude Bellingham berhasil membawa Los Blancos unggul sekitar menit kedelapan atau kesembilan.

Gol tersebut berawal dari situasi bola mati. Arda Güler memberikan umpan yang kemudian diselesaikan Bellingham melalui sundulan.

Gol cepat itu membuat Madrid semakin percaya diri.

Bagi Mourinho, pertandingan ini menjadi awal penting dalam periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid.

Setelah dua musim tanpa trofi, Madrid tentu mengincar kebangkitan.

Susunan pemain Real Madrid adalah kombinasi pemain lama, bintang baru, serta sentuhan taktik Mourinho. Ini menjadi modal mereka untuk kembali mengejar gelar. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status