Tiwi/Fadia Terhenti di 16 Besar All England 2026, Kalah dari Pasangan Jepang

Intrend.id – Perjuangan pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti atau yang akrab disapa Tiwi/Fadia harus terhenti di babak 16 besar turnamen bergengsi All England Open Badminton Championships 2026. Pasangan ini harus mengakui keunggulan ganda Jepang Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto.
Pertandingan Tiwi/Fadia vs ganda putri Jepang ini berlangsung di Lapangan 1 Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis 5 Maret 2026 malam WIB. Dalam duel yang berlangsung ketat, pasangan Indonesia akhirnya menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 16-21.
Pada gim pertama, Tiwi/Fadia sebenarnya membuka pertandingan dengan percaya diri. Mereka sempat unggul cepat 4-1 lewat permainan agresif di depan net dan reli cepat. Namun pasangan Jepang perlahan bangkit dan berhasil membalikkan keadaan hingga memimpin 11-9 saat interval.
Permainan Fukushima/Matsumoto semakin solid usai rehat. Tiwi/Fadia kesulitan menembus pertahanan lawan dan akhirnya harus menyerah 15-21 di gim pembuka.
Memasuki gim kedua, pasangan Jepang kembali tampil menekan sejak awal pertandingan. Tiwi/Fadia bahkan sempat tertinggal 1-4. Meski begitu, pasangan Indonesia tidak menyerah begitu saja. Mereka bangkit dan sempat membalikkan keadaan menjadi 10-9.
Sayangnya, momentum tersebut tidak bertahan lama. Fukushima/Matsumoto kembali mengambil alih permainan dan unggul tipis 11-10 saat interval.
Pasangan Jepang semakin mendominasi permainan usai jeda. Tiwi/Fadia tertinggal cukup jauh hingga skor 11-15. Mereka sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 16-17, namun upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Akhirnya gim kedua ditutup dengan skor 21-16 untuk kemenangan pasangan Jepang, sekaligus memastikan langkah Tiwi/Fadia terhenti di babak 16 besar.
Sebelumnya, pasangan Indonesia ini sempat membuka perjalanan di turnamen tersebut dengan kemenangan dramatis. Pada babak 32 besar, Tiwi/Fadia sukses mengalahkan pasangan Taiwan Hsu Ya Ching dan Sung Yu-Hsuan dengan skor 21-16 dan 22-20.
Turnamen All England Open Badminton Championships sendiri merupakan salah satu ajang paling prestisius dalam dunia bulu tangkis. Edisi 2026 menjadi penyelenggaraan ke-116 sejak pertama kali digelar pada 1899 dan merupakan bagian dari kalender BWF World Tour level Super 1000.
Meski langkah Tiwi/Fadia harus terhenti, penampilan pasangan ini tetap memberikan harapan bagi sektor ganda putri Indonesia. Dengan performa yang terus berkembang, pasangan ini diprediksi masih akan menjadi andalan Merah Putih di berbagai turnamen internasional mendatang. (*)









