Trend in Sports

Transfer Zion Suzuki ke PSG Urung, Aston Villa Siap Bergerak

Intrend.id – Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan urung lakukan transfer Zion Suzuki dari Parma pada bursa transfer musim panas 2026. Transfer kiper asal Jepang ini sebelumnya sudah berjalan cukup jauh.

Namun kini transfer Zion Suzuki itu kandas disebut-sebut karena persoalan komisi agen.

PSG sebelumnya disebut telah mencapai kesepakatan verbal dengan Suzuki. Parma juga sudah memberikan lampu hijau untuk kepindahan sang kiper dengan nilai transfer sekitar €35 juta.

Namun, masalah muncul pada tahap akhir negosiasi. Agen Suzuki meminta komisi yang dinilai terlalu tinggi oleh PSG.

Klub asal Paris tersebut akhirnya memilih mundur meski sejumlah dokumen transfer disebut sudah sempat dipertukarkan.

Aston Villa Siap Gaet Zion Suzuki

Gagalnya transfer ke PSG langsung membuka peluang bagi klub lain.

Jurnalis transfer Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Aston Villa kini bergerak untuk mendapatkan Zion Suzuki.

Aston Villa are working on deal to sign Zion Suzuki after Paris Saint-Germain move collapsed today!” dalam unggahan di akun X miliknya, Sabtu 15 Agustus 2026.

Menurut Romano, Aston Villa sudah menghubungi Parma dan pihak pemain. Klub Premier League tersebut disebut siap menyamai tawaran PSG yang nilainya lebih dari €30 juta.

Negosiasi antara Aston Villa, Parma, dan pihak Suzuki kini sedang berjalan.

Situasi ini membuat masa depan Suzuki kembali menarik perhatian. Sang kiper masih terikat kontrak dengan Parma hingga 30 Juni 2029.

Zion Suzuki Jadi Incaran Klub Besar Eropa

Zion Suzuki berkembang pesat sejak meninggalkan Jepang dan mencoba peruntungan di Eropa.

Kiper kelahiran Newark, New Jersey, Amerika Serikat, 21 Agustus 2002, itu mengawali karier profesional bersama Urawa Red Diamonds.

Suzuki menembus tim senior Urawa pada usia 16 tahun. Ia kemudian mendapat kesempatan tampil di berbagai kompetisi Jepang, termasuk J1 League dan Liga Champions Asia.

Karena minimnya menit bermain, Suzuki kemudian menjalani masa peminjaman ke klub Belgia, Sint-Truiden, pada 2023.

Di Belgia, performanya meningkat. Suzuki akhirnya dipermanenkan Sint-Truiden dengan nilai sekitar €4 juta.

Parma Membawa Suzuki ke Serie A

Performa Suzuki di Belgia membuat sejumlah klub Eropa tertarik.

Pada Juli 2024, Parma merekrutnya dengan kontrak lima tahun. Nilai transfernya dilaporkan berada di kisaran €8 juta, tergantung struktur bonus dalam kesepakatan.

Suzuki kemudian menjadi pilihan utama di bawah mistar Parma.

Kemampuannya dalam melakukan penyelamatan, mengantisipasi bola udara, serta membangun serangan dari belakang membuat nilai pasarnya ikut meningkat.

Pada usia 23 tahun, Suzuki kini menjadi salah satu kiper muda yang cukup diperhitungkan di sepak bola Eropa.

Suzuki Tetap Jadi Andalan Timnas Jepang

Perkembangan Suzuki juga terjadi di level internasional.

Ia sebelumnya memperkuat Jepang di berbagai kelompok usia sebelum menjalani debut bersama tim senior pada 2022.

Suzuki kemudian mendapatkan kepercayaan sebagai penjaga gawang utama Samurai Blue saat Piala Dunia 2026.

Penampilan bersama timnas Jepang ikut meningkatkan popularitasnya di pasar transfer Eropa.

PSG melihat Suzuki sebagai salah satu opsi untuk memperkuat posisi penjaga gawang. Namun, persoalan komisi agen membuat transfer tersebut akhirnya gagal.

Kini, Aston Villa berpeluang menjadi klub berikutnya yang mencoba membawa Suzuki keluar dari Parma.

Masa Depan Suzuki Masih Terbuka

Kegagalan transfer PSG belum tentu membuat Suzuki kehilangan kesempatan bergabung dengan klub besar.

Aston Villa sudah menunjukkan minat serius. Tawaran di atas €30 juta juga membuat negosiasi berpotensi kembali memanas sebelum bursa transfer musim panas ditutup.

Untuk sementara, Suzuki masih berstatus pemain Parma.

Jika negosiasi transfer Zion Suzuki dengan Aston Villa mulus, kiper Jepang tersebut berpeluang melanjutkan kariernya ke Premier League. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status