Trend in Siber

Video 7 Menit Diduga Oknum Kades Balangan Viral Saat Live, Polisi Selidiki

Intrend.id – Video 7 menit diduga oknum Kepala Desa (Kades) di Balangan Kalimantan Selatan (Kalsel) viral saat live media sosial. Mengapa? Kabar ini mengheborkan dan membuat netizen penasaran terhadap video viral itu dan melakukan pencarian link.

Beredarnya potongan video diduga melibatkan seorang oknum kades di Balangan saat bulan puasa ini viral dan menyebar luas di berbagai platform digital. Beragam reaksi datang dari warganet.

Dalam rekaman yang disebut berasal dari siaran langsung di TikTok, terlihat seorang pria dan wanita berada di dalam sebuah ruangan. Keduanya tampak melakukan aksi mesra di depan kamera yang disaksikan oleh sejumlah penonton saat siaran berlangsung.

Potongan video tersebut kemudian ramai diperbincangkan setelah diunggah kembali oleh akun media sosial, termasuk melalui akun Instagram @bekasikinian pada Sabtu 14 Maret 2026. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa siaran langsung diduga dilakukan oleh sang wanita dan sempat disaksikan lebih dari 200 orang.

Rekaman tersebut memperlihatkan seorang perempuan sedang berbaring di dalam ruangan sebelum seorang pria mendekatinya. Tak lama kemudian, keduanya terlihat bermesraan sambil berbincang di depan kamera.

Video berdurasi sekitar 7 menit 10 detik itu kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial. Rekaman tersebut disebut pertama kali diunggah oleh akun bernama Dea Adellia dan selanjutnya dibagikan ulang oleh banyak pengguna internet.

Meski wajah dalam video tidak terlihat secara jelas, suara percakapan di dalam rekaman memunculkan spekulasi publik mengenai identitas pria yang terlibat. Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa pria tersebut diduga merupakan seorang kepala desa dari Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan.

Menanggapi kabar yang viral tersebut, aparat dari Polres Balangan melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) langsung melakukan penyelidikan.

Kapolres Balangan Yulianor Abdi melalui Kasatreskrim Ferry Kurniawan Goenawi membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil kepala desa yang diduga terlibat untuk dimintai keterangan.

“Untuk sementara yang bersangkutan mengaku kalau yang ada di dalam video tersebut adalah dirinya,” ujar Ferry, Sabtu 14 Maret 2026.

Menurut pihak kepolisian, video tersebut diketahui mulai beredar sejak pertengahan Februari 2026 dan hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Meski demikian, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, termasuk kronologi lengkap serta pihak-pihak yang terlibat.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan kembali video yang beredar di media sosial.

Selain berpotensi melanggar hukum, penyebaran ulang konten sensitif juga dapat merugikan banyak pihak serta memperkeruh situasi.

Di sisi lain, peristiwa ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan kejadian tersebut, terutama karena terjadi di tengah bulan suci Ramadan.

Sebagian pengguna media sosial juga mengingatkan pentingnya bijak menggunakan platform digital. Aktivitas di internet, termasuk siaran langsung, dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihapus.

Masyarakat juga diingatkan untuk berhati-hati terhadap tautan yang beredar terkait video viral tersebut. Banyak pihak memanfaatkan pencarian publik dengan menyebarkan link palsu yang berpotensi mengandung spam atau malware berbahaya.

Kasus video viral Kades Balangan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sementara identitas lengkap pria dalam video serta langkah hukum yang akan diambil masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari aparat berwenang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status