Viral Video CCTV Orang Tua Lakukan Kekerasan terhadap Anak di Lift
Intrend.id – Rekaman video CCTV yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap anak di dalam lift viral di media sosial pada Oktober 2026. Video tersebut memicu kecaman warganet karena memperlihatkan tindakan kasar terhadap balita yang diduga dilakukan oleh dua orang dewasa.
Rekaman video aksi kekerasan terhadap anak di dalam lift itu kemudian viral dan menurut sejumlah informasi yang beredar, insiden itu diduga bermula dari pertengkaran dua anak yang berebut tempat duduk di kereta dorong atau stroller.
Dalam rekaman, seorang pria terlihat menendang stroller. Sementara itu, seorang perempuan diduga mendorong, menarik, dan memukul salah satu anak. Korban juga terlihat mengalami perlakuan kasar hingga terjatuh di lantai lift.
Aksi tersebut menuai sorotan karena terjadi di tengah situasi yang seharusnya bisa diselesaikan tanpa kekerasan. Publik pun mendesak aparat setempat menyelidiki dugaan penganiayaan tersebut dan memastikan keselamatan kedua anak.
Identitas Pasangan Belum Terverifikasi
Sejumlah unggahan di media sosial menyebut pasangan yang terekam CCTV merupakan warga negara Indonesia (WNI). Ada pula unggahan yang mencantumkan nama Ayu Vidya Saskia Putri dan Muhammad Nusantara sebagai pihak yang diduga terlibat.
Namun, identitas tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan informasi resmi yang tersedia dalam bahan pemberitaan ini. Klaim mengenai kewarganegaraan, hubungan keluarga, dan latar belakang pekerjaan mereka juga masih memerlukan konfirmasi.
Informasi yang beredar turut memunculkan berbagai versi mengenai hubungan pria dan perempuan tersebut dengan anak-anak yang ada di dalam lift. Karena itu, publik perlu berhati-hati agar tidak menyebarkan identitas atau tuduhan yang belum terverifikasi.
Warganet Desak Penyelidikan
Video tersebut memancing kemarahan warganet. Banyak yang menilai perselisihan ant anak seharusnya diselesaikan melalui pendekatan yang aman, bukan dengan tindakan fisik.
Sejumlah unggahan juga mendesak Polisi Malaysia dan Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) untuk menyelidiki kejadian tersebut serta memastikan perlindungan bagi anak-anak yang terlibat.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengasuhan yang aman dan kemampuan orang tua mengendalikan emosi, terutama saat menghadapi anak yang sedang rewel atau bertengkar.
Anak yang mengalami tantrum atau konflik dengan saudaranya membutuhkan pendampingan dan bantuan untuk mengatur emosi. Kekerasan fisik bukan solusi dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap kondisi fisik maupun psikologis anak.
Meski rekaman CCTV kekerasan terhadap anak di dalam lift viral itu memicu perhatian luas, kronologi lengkap dan tindak lanjut aparat masih perlu dikonfirmasi melalui sumber resmi. Publik juga diimbau tidak menyebarkan informasi pribadi yang belum terbukti demi menjaga privasi dan keselamatan anak. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan





