Apa Sorotan Thierry Henry dan Ronald Koeman Soal Kekalahan Barca dari Atletico?
Intrend.id – Kekalahan FC Barcelona dari Atlético Madrid di perempat final Liga Champions UEFA menuai sorotan tajam dari para legenda sepak bola Thierry Henry dan Ronald Koeman. Dua nama besar yang pernah bersinggungan langsung dengan Barca ini kompak mengkritik performa tim asuhan Hansi Flick.
Thierry Henry yang kini aktif sebagai pundit di CBS Sports menyoroti kartu merah yang diterima Pau Cubarsí sebagai momen krusial yang mengubah jalannya laga. Menurutnya, keputusan wasit terlalu berlebihan.
“Bagi saya itu bukan kartu merah. Situasinya belum jelas peluang gol mutlak. Itu lebih layak kartu kuning,” tegas Henry.
Selain itu, ia kembali mengkritik strategi garis pertahanan tinggi yang diterapkan pelatih Hansi Flick. Menurutnya, taktik tersebut berisiko besar saat menghadapi tim-tim elite Eropa.
“Tidak bisa bermain di Liga Champions dengan garis setinggi itu. Melawan tim besar, Anda akan mudah terekspos,” ujarnya.
Henry juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh, terutama di sektor pertahanan. Ia menyebut Barcelona membutuhkan bek tengah kelas dunia untuk bersaing di level tertinggi.
Di sisi lain, Henry tetap memberikan pujian kepada wonderkid Lamine Yamal. Ia menyebut Yamal tampil fenomenal dan sudah menunjukkan kualitas kelas dunia meski usianya masih sangat muda.
Sementara itu, Ronald Koeman menyoroti ketergantungan Barcelona pada Raphinha dan Lamine Yamal. Absennya Raphinha karena cedera dinilai sangat memengaruhi kreativitas tim.
“Tim terlalu bergantung pada Raphinha dan Yamal. Ketika mereka tidak maksimal, permainan ikut menurun,” kata Koeman sebagaimana dilansir Blaugrananews.
Ia juga menilai lini depan Barcelona kurang tajam. Ferran Torres dan Robert Lewandowski disebut belum mampu memberikan kontribusi gol yang konsisten.
Koeman hanya melihat Marcus Rashford sebagai pemain yang aktif membantu Yamal di lini serang. Namun, ia menegaskan satu pemain saja tidak cukup di level Liga Champions.
Lebih jauh, Koeman menilai aura kandang Barcelona kini mulai memudar. Menurutnya, stadion yang dulu menjadi momok bagi lawan kini tak lagi menakutkan.
“Dulu lawan datang ke sini untuk menderita. Sekarang mereka datang dengan keyakinan bisa menang,” ujarnya.
Barcelona dipastikan masih harus bermain tanpa Raphinha dalam beberapa waktu ke depan. Pemain asal Brasil itu diperkirakan baru kembali bulan depan, situasi yang menjadi tantangan tambahan bagi Flick untuk membenahi performa tim.
Namun kondisi itu tak menutup komentar dari Thierry Henry dan Ronald Koeman atas pertandingan Barca vs Atletico. (*)









