AS Roma vs Real Madrid 3-4: Los Blancos Cetak 3 Gol dalam 7 Menit

Intrend.id – Real Madrid sukses meraih kemenangan dramatis saat laga vs AS Roma pada matchday kedua fase liga UEFA Champions League (UCL) 2026/2027. Los Blancos menang 4-3 dalam duel panas di Stadio Olimpico, Roma, Rabu, 14 Oktober 2026, malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, 15 Oktober 2026.

Pertandingan AS Roma vs Real Madrid ini menyajikan drama luar biasa. Real Madrid sempat tertinggal 1-3 hingga memasuki menit-menit akhir babak kedua. Namun, pasukan José Mourinho bangkit dan mencetak tiga gol dalam tujuh menit terakhir.

Carlos Espí, Endrick, dan Antonio Rüdiger menjadi aktor penting dalam comeback spektakuler tersebut. Sementara itu, Donyell Malen sempat membuat pendukung Roma percaya pada kemenangan sebelum mimpi buruk terjadi di penghujung laga.

Malen Cetak Brace

AS Roma membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Marten de Roon. Tembakannya dari luar kotak penalti berubah arah setelah membentur pemain lawan dan mengecoh kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.

Real Madrid langsung merespons lima menit kemudian. Kylian Mbappé mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut terasa spesial karena bertepatan dengan penampilan ke-100 Mbappé di Liga Champions.

Skor imbang bertahan hingga turun minum. Namun, Roma kembali mengambil kendali setelah jeda.

Donyell Malen mencetak gol pada menit ke-51 untuk membawa Roma unggul 2-1. Enam menit berselang, penyerang tersebut kembali membobol gawang Madrid dan mengubah skor menjadi 3-1.

Brace Malen membuat publik Stadio Olimpico bergemuruh. Roma terlihat berada di jalur yang tepat untuk mengamankan tiga poin.

Namun, Real Madrid punya cerita berbeda.

Tiga Gol Real Madrid Bikin Roma Syok

Drama dimulai pada menit ke-83. Carlos Espí memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Endrick setelah sepak pojok Arda Güler. Skor berubah menjadi 3-2.

Dua menit kemudian, Madrid kembali menghukum pertahanan Roma. Kali ini, Endrick menyundul bola hasil sepak pojok Güler dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Roma yang sebelumnya unggul dua gol mendadak kehilangan kendali. Tekanan Madrid terus meningkat hingga menit-menit terakhir.

Puncaknya terjadi pada menit ke-90. Antonio Rüdiger menyelesaikan peluang dari situasi bola mati yang kembali melibatkan Güler.

Gol tersebut membalikkan keadaan menjadi 4-3 untuk Real Madrid. Los Blancos pun membawa pulang kemenangan setelah melakukan comeback yang bikin penggemar sepak bola terpukau.

Arda Güler Kunci Comeback Madrid

Arda Güler pantas mendapat sorotan besar. Tiga gol terakhir Real Madrid berawal dari situasi bola mati yang melibatkan umpan sepak pojoknya.

Endrick juga tampil menentukan setelah masuk sebagai pemain pengganti. Ia mencetak gol penyama kedudukan sekaligus berperan dalam terciptanya gol pertama Madrid pada fase comeback.

Antonio Rüdiger menjadi penentu kemenangan. Bek tersebut menunjukkan ketajamannya dalam memanfaatkan peluang di depan gawang.

Di kubu Roma, Malen menjadi pemain paling menonjol berkat dua golnya. Sayangnya, keunggulan yang sudah dibangun dengan susah payah gagal dipertahankan hingga peluit akhir.

Statistik AS Roma vs Real Madrid

Pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Madrid unggul tipis dalam jumlah tembakan dan lebih banyak mendapatkan sepak pojok.

Berikut statistik pertandingan berdasarkan data yang tersedia:

– Skor akhir: AS Roma 3-4 Real Madrid
– Penguasaan bola: Roma 54 persen, Madrid 46 persen
– Total tembakan: Roma 14, Madrid 16
– Tembakan tepat sasaran: Roma 7, Madrid 8
– Sepak pojok: Roma 5, Madrid 9

Statistik tersebut memperlihatkan bahwa Roma mampu memberikan perlawanan serius. Namun, Madrid lebih efektif memanfaatkan peluang pada momen-momen krusial, terutama melalui bola mati.

Klasemen UCL 2026/2027: Real Madrid Raih Enam Poin

Kemenangan ini membuat Real Madrid mengoleksi enam poin dari dua pertandingan fase liga. Los Blancos menjaga rekor sempurna dan terus bersaing di papan atas klasemen.

Sebaliknya, Roma masih mengantongi satu poin setelah menjalani dua pertandingan. Kekalahan ini menjadi pukulan karena mereka sempat berada di ambang kemenangan.

Dalam format baru Liga Champions, delapan tim teratas berhak lolos langsung ke babak 16 besar. Sementara itu, tim peringkat kesembilan hingga ke-24 harus menjalani playoff.

Dengan enam pertandingan tersisa, peluang kedua tim masih terbuka. Real Madrid akan berusaha mempertahankan konsistensi, sedangkan Roma perlu segera bangkit agar tidak tertinggal dalam persaingan menuju fase gugur.

Hasil skor 4-3 pada laga AS Roma vs Real Madrid ini sekali lagi memperlihatkan bahwa pertandingan Liga Champions belum selesai sebelum peluit panjang berbunyi. Bagi Roma, ini menjadi malam yang menyakitkan. Bagi Real Madrid, comeback tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan hingga detik terakhir bisa mengubah segalanya. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status