Basarnas Evakuasi Kru Kapal Virgo Mia Melinda dengan Hoist dari TB TCP 205

Intrend.id – Operasi pencarian dan evakuasi korban Kapal Virgo Transport 8 kembali membuahkan hasil. Tim Basarnas berhasil mengevakuasi satu korban selamat menggunakan helikopter dengan metode hoist pada Senin siang, 14 September 2026.

Tim SAR melakukan evakuasi korban kapal Virgo Transport 8 bernama Mia Melinda (28). Mia merupakan kru kapal asal Kendal. Ia ditemukan oleh nakhoda Kapal TB TCP 205 yang sebelumnya berada di sekitar lokasi operasi SAR di Laut Jawa.

Evakuasi dilakukan menggunakan Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3601 milik Basarnas. Tim melakukan evakuasi medis udara dengan metode hoist atau Veltreep dari kapal TB TCP 205.

Setelah berhasil diangkat ke helikopter, Mia langsung diterbangkan menuju RS Lanud Sjamsudin Banjarmasin untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Helikopter HR-3601 sebelumnya bertolak dari Bandara Banjarmasin sekitar pukul 12.00 WITA untuk melakukan patroli SAR menuju lokasi operasi. Dalam penerbangan tersebut, helikopter membawa dua pilot, Kpt. Andromeda dan Kpt. Virnanda, seorang flight engineer, satu mekanik, serta satu rescuer Basarnas.

Tim kemudian berkoordinasi dengan TB TCP 205 yang berada sekitar 81 nautical mile (NM) dari Banjarmasin.

Dari koordinasi tersebut diketahui enam korban telah diangkut oleh TB TCP 205. Lima korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban berhasil diselamatkan.

“Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui terdapat enam korban yang telah diangkut oleh TB TCP 205. Lima korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban berhasil diselamatkan. Korban selamat diketahui bernama Ny. Mia Melinda (28), asal Kendal, yang merupakan kru kapal,” ungkap Basarnas dalam keterangan tertulis, Senin.

Korban selamat, Mia Melinda, merupakan salah satu kru Virgo Transport 8. Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisinya cukup baik. Namun, ia mengalami memar pada bagian kaki dan luka gores di kepala.

Setelah proses hoist selesai, Mia langsung dibawa menuju RS Lanud Sjamsudin Banjarmasin. Seluruh rangkaian evakuasi udara berlangsung aman dan lancar.

Helikopter HR-3601 kemudian kembali ke Banjarmasin setelah menyelesaikan dukungan operasi SAR.

Basarnas Siapkan Operasi Bawah Air

Pencarian korban Virgo Transport 8 masih berlanjut. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan operasi pada Selasa 15 September 2026 tetap akan memprioritaskan pencarian di atas permukaan laut.

Namun, Basarnas bersama TNI AL juga telah menyiapkan tim khusus untuk kemungkinan operasi bawah air atau underwater.

“Apakah memungkinkan untuk beroperasi di underwater atau tidak. Sambil kita juga akan melaksanakan koordinasi ketat terkait dengan operasi-operasi lanjutan yang akan kita laksanakan,” kata Kepala Basarnas, Senin.

Menurutnya, keputusan untuk melakukan operasi bawah air sangat bergantung pada informasi terbaru yang diterima tim SAR gabungan.

“Operasi lanjutan sangat ketergantungan dengan informasi-informasi yang kita dapat dari semua tim yang terlibat dalam operasi ini.”

Informasi tersebut mencakup laporan dari unsur operasi terdepan, kesiapan sarana dan prasarana, hingga tim medis. Faktor medis menjadi salah satu pertimbangan penting untuk mengetahui kondisi korban apabila berada di kedalaman atau di dalam air.

“Mulai dari unsur operasi terdepan, sarana prasarana, sampai ke unsur medis yang mengetahui persis terkait dengan bagaimana struktur tubuh korban kalau misalkan berada dalam kedalaman atau di dalam air. Jadi itu yang menjadi dasar.”

Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban Virgo Transport 8 pun masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan akan menyesuaikan strategi berdasarkan kondisi di lapangan dan informasi yang berhasil dikumpulkan. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status