Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang Saat Liput Anak Krakatau Diperluas

Intrend.id – Harapan agar lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau segera ditemukan terus mengalir. Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran melalui jalur laut dan udara di perairan Selat Sunda, Jumat, 11 September 2026.

Rombongan berjumlah delapan orang tersebut berangkat menggunakan speedboat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kontak terakhir tercatat sekitar pukul 18.13 WIB setelah salah satu kru mengirim foto dari sekitar Gunung Anak Krakatau. Setelah itu, komunikasi terputus. Basarnas menerima laporan hilang kontak pada Selasa, 8 September 2026 pukul 13.55 WIB.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari lima jurnalis, yakni Muhamad Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto/Yudhis (iNews), Firdaus Wajidi/Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (jurnalis freelance). Tiga lainnya yakni Warta sebagai nahkoda, Surahman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.

Life Jacket Ditemukan di Perairan Anak Krakatau

Pada hari keempat, Tim SAR kembali menemukan satu life jacket berwarna oranye. Benda tersebut ditemukan KAL Anyer sekitar pukul 14.45 WIB.

“Dan pada pukul 14.45 KAL Anyer menemukan kembali 1 buah life jacket yang berwarna oranye pada koordinat 6°09’04.6″ S dan 105°42’46.4″ E,” ujar Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, Jumat 11 September 2026.

Pencarian hari keempat dibagi menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus dengan total luas sekitar 3.243,7 nautical mile persegi. Helikopter Dauphin AS365 N3+ HR-3604 turut dikerahkan untuk memperluas pemantauan dari udara.

Doa Mengiringi Operasi SAR

Di Jakarta, Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) menggelar salat Jumat dan doa bersama. Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto berharap delapan orang tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kita sama-sama mendoakan semoga delapan orang, di mana lima di antaranya adalah rekan-rekan jurnalis dan tiga awak kapal, segera ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Budi.

Solidaritas juga datang dari Bandung. PFI Bandung, IJTI Jabar, dan AJI Bandung menggelar doa bersama, tahlil, serta penyalaan lilin harapan di Gedung Indonesia Menggugat.

Ketua PFI Bandung, Raisan, mengatakan lilin menjadi simbol harapan agar pencarian berjalan lancar dan para jurnalis serta kru kapal bisa kembali berkumpul dengan keluarga.

Operasi SAR Gabungan jurnalis hilang dan kru di kawasan Pulau Anak Krakatau terus dilanjutkan. Jalur laut dan udara dimaksimalkan dengan harapan delapan orang yang hilang kontak di Selat Sunda segera ditemukan dalam keadaan selamat. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status