Trend in Techno

Bluepoint Games Tutup Setelah Kiprah 20 Tahun

Intrend.id – Sony Interactive Entertainment memberikan kabar bahwa PlayStation resmi tutup Bluepoint Games. Studio legendaris ini dikenal lewat berbagai remake dan remaster ikonik, termasuk Demon’s Souls untuk PS5.

Informasi Bluepoint Games tutup ini pertama kali dilaporkan jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, pada Jumat 20 Februari 2026. Dalam laporannya, sekitar 70 developer yang tersisa di studio tersebut terdampak dan kehilangan pekerjaan.

“BREAKING: PlayStation is shutting down Bluepoint Games, the studio responsible for modern remakes of classic games such as Demon’s Souls and Shadow of the Colossus, Bloomberg News has learned. A shocking end for a well-respected studio.”

Sebuah akhir yang terasa pahit, apalagi Bluepoint baru lima tahun resmi bergabung dalam keluarga PlayStation Studios setelah diakuisisi pada 2021.

Dalam pernyataan resminya, perwakilan PlayStation menyebut Bluepoint sebagai tim yang sangat berbakat dengan keahlian teknis luar biasa. Namun di balik ucapan apresiasi tersebut, keputusan penutupan ini tetap memunculkan banyak tanda tanya di kalangan industri dan komunitas gamer.

Bluepoint punya rekam jejak panjang bersama Sony. Studio berbasis Austin, Texas ini dikenal lewat proyek seperti God of War Collection, Metal Gear Solid HD Collection, hingga The Ico & Shadow of the Colossus Collection.

Puncaknya tentu saja remake Demon’s Souls yang menjadi salah satu game peluncuran PS5 paling dipuji.

Setelah sukses besar tersebut, Bluepoint belum pernah mengumumkan proyek baru secara resmi. Mereka sempat membantu pengembangan God of War Ragnarök, dan rumor menyebut studio ini tengah mengerjakan game live-service bertema God of War. Namun proyek itu dilaporkan dibatalkan pada awal 2025.

Bos PlayStation Studios, Hermen Hulst, menyatakan keputusan penutupan diambil karena “lingkungan industri yang semakin menantang”. Ia menyinggung naiknya biaya pengembangan, pertumbuhan industri yang melambat, perubahan perilaku pemain, serta tekanan ekonomi global sebagai faktor utama.

“Keputusan ini tidak dibuat dengan ringan. Bluepoint adalah tim yang luar biasa berbakat,” tulis Hulst. Ia juga menyebut pihaknya akan berupaya mencarikan peluang bagi sebagian karyawan terdampak di jaringan studio global Sony.

Ironisnya, Bluepoint tahun ini genap berusia 20 tahun sejak berdiri pada 2006. Dua dekade dikenal sebagai spesialis remake berkualitas tinggi, perjalanan studio ini kini resmi berakhir. Penutupan ini juga menambah daftar panjang studio PlayStation yang tutup dalam beberapa tahun terakhir, menyusul Neon Koi, London Studio, dan Firewalk pada 2024.

Padahal dalam laporan keuangan terbaru, Sony justru menaikkan proyeksi penjualan divisi game sebesar 4 persen dan laba operasional 2 persen untuk tahun fiskal yang berakhir 1 April. Laba grup Sony bahkan naik 22 persen secara tahunan.

Kontras antara kinerja finansial dan penutupan studio ini pun memicu diskusi luas. Bagi banyak gamer, Bluepoint bukan sekadar studio, melainkan penjaga warisan game klasik dalam balutan teknologi modern.

Kini Bluepoint Games tutup dan tirai resmi turun meninggalkan kenangan, pujian, dan satu pertanyaan besar tentang arah masa depan industri game AAA. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status