Buriram United vs Borneo FC 0-0, Pesut Etam Curi Poin di Thailand

Intrend.id – Borneo FC Samarinda sukses membawa pulang satu poin hasil laga tandang vs Buriram United. Pesut Etam menahan juara bertahan ASEAN Club Championship Shopee Cup dengan skor 0-0 di markas mereka.

Duel Buriram United vs Borneo FC berlangsung di Chang Arena, Thailand, Rabu, 7 Oktober 2026. Kick-off dimulai sekitar pukul 19.00 WIB.

Hasil ini cukup berharga bagi Borneo FC. Mereka mampu menahan salah satu tim terkuat Asia Tenggara di kandangnya sendiri.

Kedua tim pun sama-sama mengoleksi satu poin pada laga pembuka Grup A.

Buriram Dominan, Borneo Bertahan

Buriram langsung mengambil kendali permainan.

Tuan rumah lebih banyak menguasai bola. Mereka juga agresif menekan pertahanan Borneo FC.

Namun, Pesut Etam tampil disiplin.

Borneo memilih bermain lebih compact. Lini belakang tidak memberi banyak ruang bagi para penyerang Buriram.

Pada menit ke-17, Asgal Habib Al Tarik sempat memberikan ancaman. Tembakannya dari dalam kotak penalti berhasil ditepis kiper Buriram, Chatchai Bootprom.

Buriram kemudian balik menekan.

Caju dan Paulinho beberapa kali mencoba melepaskan tembakan. Namun, usaha mereka belum menghasilkan gol.

Babak pertama berakhir 0-0.

Dua Tiang Selamatkan Borneo FC

Memasuki babak kedua, Buriram makin agresif.

Peluang terbaik datang dari Paulinho.

Tembakan kaki kirinya mengenai tiang. Bola kemudian bergulir melewati garis gawang sebelum kembali membentur tiang lainnya.

Nyaris banget!

Borneo FC akhirnya selamat dari situasi tersebut.

Kiper Kadu Monteiro juga tampil solid. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Pesut Etam tetap steril.

Kablan N’Goma ikut mengancam lewat tembakan melengkung. Namun, Bootprom mampu melakukan penyelamatan.

Buriram terus mencoba melalui Guilherme Bissoli dan Eduardo Mancha. Lagi-lagi pertahanan Borneo mampu bertahan.

Buriram Main 10 Orang

Drama terjadi menjelang laga berakhir.

Narubadin Weerawatnodom menerima kartu kuning kedua pada menit ke-89. Ia diusir setelah melakukan pelanggaran dengan menarik baju pemain Borneo.

Buriram harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.

Situasi tersebut membuat peluang Borneo untuk mencuri kemenangan semakin terbuka.

Namun, hingga pertandingan selesai, tidak ada gol yang tercipta.

Skor tetap 0-0.

Kadu Monteiro Jadi Pahlawan

Pelatih Borneo FC Mauro Jerónimo memberikan apresiasi terhadap performa Kadu Monteiro.

Kiper tersebut dinilai tenang dalam mengantisipasi umpan silang dan mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

Lini belakang Borneo juga tampil disiplin.

Secara statistik, Buriram menguasai sekitar 60 persen bola. Mereka juga lebih banyak melakukan serangan.

Namun, dominasi tersebut tidak berujung gol.

Borneo memang lebih sedikit menguasai bola. Tetapi strategi bertahan dan serangan balik berjalan efektif.

Hasil ini sekaligus menjadi pembalasan kecil setelah Borneo sebelumnya kalah telak 0-4 dari Buriram di venue yang sama pada 9 Januari 2025.

Modal Berharga Pesut Etam

Borneo FC kini mengantongi satu poin di Grup A ASEAN Club Championship 2026/2027.

Hasil tandang ini menjadi modal penting bagi skuad Mauro Jerónimo. Apalagi Borneo masih punya sejumlah pertandingan kandang untuk dimanfaatkan.

Buriram juga mendapatkan satu poin. Namun, sang juara bertahan tentu kurang puas karena gagal mencetak gol di depan pendukung sendiri.

Pertandingan ini memperlihatkan dua wajah berbeda.

Buriram tampil dominan dengan kualitas dan penguasaan bola. Borneo FC membalas dengan organisasi pertahanan, kerja keras, dan mental baja.

Buat Pesut Etam, menahan Buriram 0-0 di Thailand jelas bukan hasil kaleng-kaleng.

Satu poin hasil laga Buriram United vs Borneo FC ini bisa menjadi fondasi penting untuk perjalanan klub asal Kalimantan Timur (Kaltim) di ASEAN Club Championship musim 2026/2027. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status