Gus Idris Viral Terseret Dugaan Pelecehan Berkedok Konten Religi

Intrend.id – Gus Idris viral dan membuat media sosial kembali bergemuruh. Nama Idris Al-Marbawy alias Gus Idris, Youtuber sekaligus pendakwah, mendadak jadi perbincangan panas. Isu dugaan pelecehan seksual dan upah talent yang disebut tak dibayar menyeruak, memicu debat panjang di linimasa. Di tengah riuh tudingan, Gus Idris akhirnya angkat suara lewat kuasa hukumnya.
Menanggapi isu viral Gus Idris ini, Kuasa hukum Guntur Putra Abdi Wijaya, S.H., menegaskan seluruh tuduhan yang beredar di media sosial tidak benar. Ia menyebut kliennya dikenal sebagai ulama sederhana sekaligus konten kreator profesional yang selama ini berkarya di ruang publik. Menurut Guntur, narasi yang berkembang cenderung menggiring opini dan berpotensi mencemarkan nama baik.
“Perlu ditegaskan, sampai saat ini belum ada laporan resmi ke kepolisian terkait dugaan pelecehan maupun persoalan pembayaran upah,” ujar Guntur. Ia mengimbau masyarakat agar lebih kritis, tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan buktinya. Meski demikian, Gus Idris disebut siap menjalani proses hukum apabila ada laporan resmi yang disertai bukti sah.
Isu ini mencuat pertama kali pada 3 Februari 2026. Akun X @istrinyadilan mengunggah pengakuan yang menyebut adanya dugaan pelecehan berkedok syuting konten. Tak lama berselang, akun Instagram @sovinovitav milik Sovi Novita, seorang model sekaligus MUA, turut mengungkap pengalaman serupa. Ia mengaku ditawari pekerjaan sebagai talent untuk konten YouTube bertema religi, salah satunya “Sumpah Pocong”.
Dalam ceritanya, Sovi menyebut merasa tidak nyaman sejak awal karena seluruh kru laki-laki. Situasi disebut berubah saat ia mendapat pertanyaan personal, sugesti, hingga tekanan psikologis yang membuatnya ketakutan. Ia pun mengimbau perempuan, khususnya muse dan talent, agar lebih berhati-hati menerima tawaran pekerjaan yang mencurigakan.
Pengakuan serupa muncul dari akun @muse.tissa dan @rizkanhy di kolom komentar. Mereka mengaku pernah menjadi korban dan bahkan menyebut belum menerima bayaran. Cerita demi cerita bermunculan, membuat isu ini kian panas dan menyedot perhatian publik.
Di sisi lain, Gus Idris membantah seluruh tuduhan tersebut. Melalui akun Instagram @gusidrisofficial, Selasa 3 Februari 2026 malam, ia mengunggah video klarifikasi didampingi dua pria dan seorang perempuan. “Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan pelecehan seksual yang beredar tidak berdasarkan fakta sebenarnya,” ujar Idris. Ia mengaku siap kooperatif dan mengikuti konsekuensi hukum demi mengungkap kebenaran.
Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Gus Idris hingga viral ini masih menjadi sorotan. Belum ada laporan resmi ke aparat penegak hukum. Publik pun menanti kejelasan, berharap fakta bicara, bukan sekadar asumsi semata. (*)









