Trend in Sports

Hasil Belanda vs Aljazair 0-1, Hadj Moussa Cetak Gol Spesial di Kandang Klubnya

Intrend.id – Hasil Belanda (Netherlands vs Aljazair (Algeria) 0-1 di laga pemanasan Piala Dunia 2026 cukup mengejutkan. Hasil ini kurang memuaskan bagi Timnas berjuluk The Orange. Namun, kebahagiaan untuk tim tamu.

Hasil Belanda vs Aljazair 0-1 disaksikan langsung pendukung sendiri di Stadion De Kuip, Rotterdam, Belanda. Para fans harus mengakui kekalahan Timnas mereka sekaligus keunggulan Aljazair dengan skor tipis 0-1 dalam laga uji coba internasional, Kamis 4 Juni 2026 dini hari waktu Indonesia.

Hasil ini menjadi kejutan besar. Pasalnya, Belanda tampil dominan hampir sepanjang pertandingan. Namun rapatnya pertahanan Aljazair dan penampilan gemilang kiper Luca Zidane membuat De Oranje frustrasi.

Belanda Dominan

Sejak menit awal, tim asuhan Ronald Koeman langsung menguasai permainan. Belanda mencatat statistik penguasaan bola sekitar 53 persen dan melepaskan hingga 17 tembakan. Sayangnya, hanya enam yang mengarah ke gawang.

Sebaliknya, Aljazair lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik. Meski hanya menciptakan delapan tembakan sepanjang laga, efektivitas mereka akhirnya menjadi pembeda.

Babak pertama berakhir tanpa gol. Belanda terus menekan melalui Cody Gakpo, Donyell Malen, hingga Frenkie de Jong. Namun peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Aljazair bertahan dengan disiplin. Duet Aissa Mandi dan Zineddine Belaid tampil solid mengawal lini belakang. Sementara Luca Zidane beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang membuat gawangnya tetap aman.

Ketika pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Aljazair justru mencuri gol kemenangan pada menit ke-86.

Susunan Pemain

Belanda Starting XI (4-3-3)
Pelatih : Ronald Koeman
GK: Bart Verbruggen (HT diganti Robin Roefs)
RB: Mats Wieffer
CB: Jan Paul van Hecke
CB: Virgil van Dijk (Captain)
LB: Micky van de Ven
CM: Ryan Gravenberch
CM: Tijjani Reijnders
CM: Frenkie de Jong
RW: Crysencio Summerville
ST: Donyell Malen
LW: Cody Gakpo

Cadangan: Nathan Aké, Jorrel Hato, Memphis Depay, Brian Brobbey, Lutsharel Geertruida, dll

Algeria Starting XI (4-5-1 / 4-3-3) Pelatih: Vladimir Petković
GK: Luca Zidane
RB: Achref Abada
CB: Aïssa Mandi
CB: Zineddine Belaïd
LB: Rayan Aït-Nouri
RM: Riyad Mahrez (Captain)
CM: Ramiz Zerrouki
CM: Nabil Bentaleb
CM: Houssem Aouar
LM / AM: Mohamed Amoura
ST: Amine Gouiri

Cadangan: Anis Hadj Moussa (gol 86′), Ibrahim Maza, Farès Chaïbi, dll

Gol Spesial Hadj Moussa

Anis Hadj Moussa menjadi pahlawan tim tamu. Winger Feyenoord itu menerima umpan dari Nabil Bentaleb di sisi kanan serangan. Dengan tenang ia menggiring bola, memotong ke dalam, lalu melepaskan tendangan kaki kiri melengkung yang menghujam pojok atas gawang Belanda.

Robin Roefs yang masuk menggantikan Bart Verbruggen di babak kedua tidak mampu menjangkau bola. Gol tersebut langsung membungkam puluhan ribu suporter tuan rumah.

Momen itu terasa spesial bagi Hadj Moussa. Selain menjadi gol internasional pertamanya bersama Aljazair, gol tersebut tercipta di De Kuip, stadion yang selama ini menjadi markas klubnya, Feyenoord.

Secara statistik, Belanda sebenarnya jauh lebih unggul. Mereka mencatat expected goals (xG) sekitar 2,19 dibandingkan Aljazair yang hanya 0,48. Namun efektivitas menjadi faktor penentu hasil akhir.

Grup di Piala Dunia

Dalam Piala Dunia 2026, Belanda berada di grup F yang cukup seimbang. Mereka favorit keluar sebagai juara grup, tapi Jepang dan Swedia bisa jadi lawan tangguh. Tunisia adalah wakil Afrika Utara lain selain Aljazair.

1. Belanda (Netherlands)
2. Jepang (Japan)
3. Swedia (Sweden)
4. Tunisia

Sementara Tunisia berada di Grup J. Ini grup yang berat untuk Aljazair. Argentina adalah tim terkuat sekaligus juara bertahan. Austria juga solid, dan Yordania sebagai debutan. Aljazair harus bermain sangat baik untuk lolos ke babak 32 besar (top 2 otomatis + 8 terbaik peringkat 3).

1. Argentina (Juara bertahan)
2. Aljazair
3. Austria
4. Yordania

Hasil kemenangan dalam laga Belanda vs Aljazair ini menjadi suntikan moral berharga bagi Aljazair menjelang Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Belanda masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk memperbaiki penyelesaian akhir sebelum tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status