Home | Trend in Siber | Viral Unggahan Prof Zudan untuk 6,7 ASN Tembus 1,5 Juta Views, Singgung Pengabdian dalam Diam

Viral Unggahan Prof Zudan untuk 6,7 ASN Tembus 1,5 Juta Views, Singgung Pengabdian dalam Diam

Prof Zudan

Intrend.id – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakhrulloh atau Prof Zudan ikut menulis pesan khusus untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN). Pesan tersebut diunggah pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Unggahan Prof Zudan muncul menyusul surat terbuka Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini yang viral di media sosial. Rini menulis surat dengan tangan untuk seluruh ASN Indonesia.

Kini, Prof Zudan menyampaikan pesan dengan tema yang tidak kalah menyentuh.

Pengabdian yang Sunyi, Bangsa yang Bertumbuh

“Pengabdian yang Sunyi, Bangsa yang bertumbuh,” tulis Prof Zudan dalam unggahannya. Pesan tersebut dibagikan melalui akun Instagram Prof Zudan (@profzudan) dan akun resmi BKN @bkngoidofficial.

Hingga Minggu, 19 Juli 2026, unggahan itu telah dilihat sekitar 1,5 juta kali. Unggahan tersebut juga mendapat banyak respons positif dari masyarakat.

“Tak semua karya ASN disorot lampu panggung. Namun di ruang kelas yang sunyi, di balik meja pelayanan, di setiap laporan yang diteliti dengan saksama, di situlah denyut sebuah bangsa dijaga tetap hidup,” tulisnya.

Pesan tersebut diiringi lagu karya Bimbo, Sajadah Panjang.

Prof Zudan juga menulis kalimat yang menjadi perhatian publik.

“6,7 juta ASN, 6,7 juta cara mencintai Indonesia.”

ASN Disebut Bekerja dalam Senyap

Melalui unggahan tersebut, Prof Zudan mengajak masyarakat melihat pengabdian ASN dari sisi yang lebih luas.

Menurut pesan itu, jutaan ASN bekerja di berbagai tempat.

Mulai dari ruang kelas, puskesmas, laboratorium, kantor pelayanan, hingga lapangan.

Tidak semuanya mendapat sorotan.

Namun, pekerjaan mereka tetap berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

Pesan tersebut juga turut dibagikan oleh sejumlah akun media sosial resmi lembaga pemerintah.

Muncul di Tengah Kritik Budaya Kerja ASN

Pesan Prof Zudan dan Rini Widyantini muncul di tengah sorotan terhadap budaya kerja sebagian ASN.

Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda sebelumnya mengkritik pola kerja yang dinilai terlalu berorientasi pada absensi.

Kritik itu disampaikan dalam rapat kerja bersama MenPAN-RB Rini Widyantini di Kompleks Parlemen, Jakarta, 15 Juli 2026.

Ia menyoroti fenomena ASN yang datang untuk melakukan absensi. Setelah itu, mereka disebut pergi mengobrol atau “ngopi” dan kembali melakukan absensi sebelum pulang.

Menurut Rifqinizamy, kehadiran fisik tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran kinerja.

“Digitalisasi sudah kita lakukan. Tetapi kenapa kemudian performanya belum berubah?” ujarnya.

Ia menilai transformasi digital harus diikuti perubahan mentalitas.

Rifqinizamy juga mendorong sistem penilaian kerja yang lebih terukur.

“Orang bekerja itu memang pakai KPI. Bagus kita pertahankan, enggak bagus ya out,” tegasnya.

Benang Merah ASN

Pada akhirnya, pesan Rini Widyantini dan Prof Zudan memiliki benang merah yang sama.

ASN tidak cukup hanya hadir di kantor. Pengabdian juga harus terlihat dari hasil kerja.

Prof Zudan dan Rini Widyantini seolah ingin menegaskan bahwa negara benar-benar telah hadir ketika jutaan aparatur bekerja dengan tanggung jawab untuk masyarakat meski tanpa publikasi. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
© Copyright 2026, All Rights Reserved  |  @2021-2026 | Published by Intrend.id
DMCA.com Protection Status