Mimpi Jurriën Timber Tampil di Piala Dunia 2026 Terkubur, Absen karena Cedera
Intrend.id – Jurriën Timber harus mengubur mimpi saat Timnas Belanda bersiap ke Piala Dunia 2026. Kemenangan dramatis Belanda atas Uzbekistan dengan skor 2-1 tanpa dirinya. Pun dalam laga skuad Oranje berikutnya di Piala Dunia 2026.
Jurriën Timber harus gantung sepatu lebih dulu usai dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026. Tim medis menyatakan kondisi bek Timnas Belanda berusia 24 tahun itu belum pulih sepenuhnya dari cedera pangkal paha yang dideritanya.
“Jurriën Timber absen di Piala Dunia 2026,” demikian keterangan Timnas Belanda di akun X OnsOranje, 9 Juni 2026.
Bek Belanda itu dinyatakan belum pulih sepenuhnya dari cedera pangkal paha untuk berpartisipasi di Piala Dunia secara bertanggung jawab secara medis.
“Setelah berkonsultasi dengan staf medis, diputuskan bahwa Timber akan meninggalkan kamp pelatihan tim nasional di New York setelah pertandingan melawan Uzbekistan,” tulis Timnas Belanda lagi.
Keputusan tersebut bukan hanya kehilangan bagi Timnas Belanda. Bagi Timber, itu berarti berakhirnya sebuah mimpi yang sudah diperjuangkan selama berbulan-bulan.
Di saat rekan-rekannya bersiap menatap panggung terbesar sepak bola dunia, Timber justru harus meninggalkan pemusatan latihan di New York dan kembali menjalani proses pemulihan.
Tidak ada kartu merah. Tidak ada kesalahan di lapangan. Tidak ada duel yang kalah. Hanya satu hal yang menghentikannya: cedera.
Padahal, Timber merupakan salah satu pemain yang diproyeksikan menjadi pilar penting di lini belakang Belanda. Kemampuannya bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan membuatnya menjadi salah satu pemain favorit Ronald Koeman.
Namun sepak bola sering kali menghadirkan cerita yang tidak selalu berakhir indah.
Saat Cody Gakpo merayakan gol kemenangan pada menit ke-98 melawan Uzbekistan, Timber kemungkinan menyadari bahwa turnamen yang sudah lama ditunggu akan berlangsung tanpa dirinya.
Dua gol Cody Gakpo telah membawa senyum di ruang ganti tim asuhan Ronald Koeman dan menjadi kabar menggembirakan. Namun di balik euforia tersebut, ada kisah pilu yang dirasakan Jurriën Timber.
Piala Dunia adalah panggung yang diimpikan hampir setiap pesepak bola sejak kecil. Kesempatan itu tidak datang setiap tahun. Bahkan tidak semua pemain bisa merasakannya sekali dalam karier mereka.
Karena itu, absennya Timber menjadi salah satu cerita paling menyedihkan dari persiapan Belanda menuju Piala Dunia 2026.
Di media sosial, banyak suporter Oranje menyampaikan dukungan kepada sang pemain. Mereka berharap Timber segera pulih dan kembali lebih kuat setelah turnamen berakhir.
Bagi Belanda, kehilangan pemain berpengalaman seperti Timber tentu menjadi kerugian besar. Namun bagi Timber sendiri, kehilangan kesempatan membela negaranya di Piala Dunia mungkin terasa jauh lebih menyakitkan.
Kini saat skuad Oranje bersiap terbang menuju medan persaingan dunia, Timber harus mengambil jalan berbeda. Bukan menuju stadion megah dan sorak-sorai suporter, melainkan kembali ke ruang rehabilitasi untuk menyelesaikan pertarungannya melawan cedera.
Jurriën Timber harus menunda mimpinya jadi kenyataan. Namun pada usia yang masih 24 tahun, dia masih punya banyak waktu untuk kembali mengejarnya. (*)









