Trend in Siber

Viral Omar Artan Wasit Terbaik Afrika Ditolak Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026

Intrend.id – Mimpi besar wasit Somalia Omar Abdulkadir Artan tampil di Piala Dunia 2026 harus berakhir pahit. Pria berusia 34 tahun itu dilaporkan ditolak masuk ke Amerika Serikat dan langsung dideportasi, meski sudah mengantongi visa resmi serta paspor diplomatik.

Kasus Omar Artan Wasit Terbaik Afrika dideportasi dari Amerika ini langsung menjadi sorotan dunia sepak bola. Pasalnya, Omar Artan bukan wasit biasa. Ia merupakan salah satu pengadil lapangan terbaik di Afrika dan telah dipilih FIFA untuk bertugas di Piala Dunia 2026.

Artan tiba di Bandara Internasional Miami pada Sabtu 7 Juni 2026 setelah terbang dari Istanbul, Turki. Namun setibanya di Amerika Serikat, petugas Customs and Border Protection (CBP) melakukan pemeriksaan tambahan terhadap dirinya.

Hasilnya mengejutkan. Otoritas imigrasi Amerika menyatakan Artan tidak memenuhi syarat untuk masuk ke negara tersebut karena adanya “vetting concerns” atau kekhawatiran dalam proses pemeriksaan latar belakang.

Padahal, Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia menegaskan bahwa Artan bepergian menggunakan visa Amerika Serikat yang masih berlaku. Bahkan Kedutaan Besar Somalia telah menerbitkan paspor diplomatik untuk mendukung keberangkatannya ke turnamen terbesar sepak bola dunia itu.

Omar Artan sebenarnya mencatat sejarah penting. Ia menjadi wasit Somalia pertama yang masuk dalam daftar 52 wasit utama pilihan FIFA untuk Piala Dunia 2026. Prestasinya juga tidak main-main.

Sepanjang kariernya, Artan pernah memimpin final Liga Champions Afrika serta sejumlah pertandingan Piala Afrika. Pada 2025 lalu, ia bahkan dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Afrika versi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

FIFA pun mengonfirmasi bahwa Artan tidak dapat bertugas pada Piala Dunia 2026. Dalam pernyataannya, FIFA menjelaskan bahwa urusan visa dan izin masuk sepenuhnya menjadi kewenangan negara tuan rumah.

“FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Bapak Artan tidak akan diubah saat ini,” tulis FIFA mengutip ESPN, 9 Juni 2026.

“Sesuai dengan ajang FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negara mereka.”

Kasus ini memicu perdebatan karena Somalia masih masuk dalam daftar negara yang menghadapi pembatasan perjalanan ke Amerika Serikat. Akibat keputusan tersebut, Somalia kehilangan kesempatan bersejarah untuk memiliki wakil pertama sebagai wasit di ajang Piala Dunia.

Keputusan Omar Artan Wasit Terbaik Afrika dideportasi ini menjadi pukulan besar bagi banyak penggemar sepak bola. Sebab, salah satu wasit terbaik benua tersebut gagal tampil bukan karena performa, melainkan persoalan imigrasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status