Intrend.id – Disney Kembali menghidupkan Moana dalam format live action di tahun 2026. Film ini resmi rilis pada 10 Juli 2026.
Moana dalam format live action di tahun 2026 ini disutradarai Thomas Kail. Film ini mengadaptasi ulang animasi fenomenal Moana (2016) yang sukses meraup lebih dari 680 juta dolar AS di box office dunia dan meraih dua nominasi Oscar.
Dengan anggaran produksi mencapai sekitar 250 juta dolar AS, Disney mencoba menghadirkan petualangan Moana ke dunia nyata melalui teknologi CGI yang lebih canggih, visual memukau, dan sentuhan budaya Polinesia yang lebih autentik.
Namun, sehari setelah penayangannya, respons penonton dan kritikus justru terbelah.
Alur Cerita Setia dengan Versi Animasi
Cerita film ini masih mengikuti versi animasi yang sudah dikenal banyak orang. Moana, gadis pemberani dari Pulau Motunui, kembali menerima panggilan laut untuk berlayar melampaui karang demi mengembalikan jantung Dewi Te Fiti yang dicuri.
Dalam perjalanannya, Moana bekerja sama dengan Maui, sang manusia setengah dewa yang kembali diperankan Dwayne Johnson. Keduanya menghadapi berbagai rintangan, termasuk monster kepiting raksasa Tamatoa, sambil menemukan makna keberanian, kepemimpinan, dan jati diri.
Naskah yang ditulis Jared Bush dan Dana Ledoux Miller sengaja dibuat sangat mirip dengan film animasi agar tetap mempertahankan esensi cerita aslinya.
Pemeran Baru dan Lama Tampil Meyakinkan
Aktris muda Catherine Laga’aia dipercaya memerankan Moana dalam debut film layar lebarnya. Penampilannya mendapat banyak pujian karena mampu menghadirkan karakter yang kuat sekaligus emosional.
Sementara itu, Dwayne Johnson kembali menjadi Maui dengan humor khas dan aksi yang tetap menghibur. Lagu ikonik You’re Welcome juga kembali hadir sebagai salah satu momen paling dinanti penonton.
Deretan pemain lain seperti John Tui, Frankie Adams, Rena Owen, hingga Jemaine Clement ikut memperkuat nuansa budaya Polinesia yang menjadi identitas utama film ini.
Moana Live Action 2026 Jadi Perdebatan
Meski visual, tata musik, dan representasi budaya mendapat banyak apresiasi, ulasan kritikus secara keseluruhan masih kurang memuaskan.
Film ini hanya memperoleh skor sekitar 36 persen di Rotten Tomatoes. Banyak kritikus menilai versi live action terlalu mengikuti film animasi secara adegan demi adegan sehingga terasa kurang menawarkan sesuatu yang baru.
Sebagian penonton juga mulai merasakan kejenuhan terhadap tren remake live action Disney, apalagi sekuel Moana 2 yang dirilis pada 2024 masih terbilang sangat sukses di bioskop global.
Mampukah Moana Live Action Menjadi Hit Baru Disney?
Prediksi pendapatan akhir pekan pembuka berada di kisaran 40 hingga 45 juta dolar AS, sedikit di bawah ekspektasi awal.
Meski demikian, film ini tetap membawa pesan kuat tentang pelestarian alam, budaya Polinesia, semangat menjelajah, dan kepemimpinan perempuan. Kini semua bergantung pada respons penonton dalam beberapa pekan ke depan.
Apakah Moana (2026) versi live action ini akan mengikuti jejak sukses remake Disney lainnya atau justru menjadi bukti bahwa tidak semua film animasi perlu dibuat ulang? Jawabannya baru akan terlihat setelah perjalanan layar lebarnya benar-benar berlayar hingga akhir. (*)


