Intrend.id – Manchester United F.C. yang batal merekrut gelandang Atalanta Ederson. Padahal, semua proses sempat terlihat tinggal selangkah lagi menuju kata sepakat.
Drama transfer Ederson yang batal ke Manchester United F.C. dalam bursa transfer musim panas 2026 sekaligus menghadirkan kejutan. Pemain asal Brasil itu sebelumnya diproyeksikan menjadi rekrutan besar pertama pelatih Michael Carrick setelah kepergian Casemiro.
Nilai transfernya disebut mencapai sekitar 35 juta poundsterling ditambah bonus, sementara Ederson sudah menyetujui kontrak berdurasi empat tahun.
Bahkan pada pertengahan Juni lalu, Ederson sempat memberi sinyal positif dengan menyebut kepindahannya ke Old Trafford “hampir selesai”. Hal itu membuat fans Setan Merah yakin lini tengah tim bakal mendapat suntikan tenaga baru.
Baca juga: Manchester United F.C. Makin Dekat Rekrut Ederson dari Atalanta
Mengapa Transfer Ederson ke Man Utd Batal?
Masalah mulai muncul saat Manchester United melakukan pemeriksaan medis lebih mendalam. Tim dokter menemukan indikasi cedera meniskus di lutut kanan yang pernah dialami Ederson pada musim lalu.
Meski bukan cedera baru, kondisi tersebut langsung membuat manajemen United mengambil langkah ekstra hati-hati. Mereka khawatir cedera lama itu bisa kembali kambuh ketika kompetisi berjalan.
Melansir laporan Manchester Evening, Atalanta sendiri membantah adanya masalah serius. Klub asal Italia tersebut menegaskan Ederson berada dalam kondisi 100 persen fit dan bahkan dinyatakan lolos pemeriksaan medis saat memperkuat Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
Namun Manchester United tetap tidak mau mengambil risiko.
Karena proses pemulihan Ederson dinilai berlangsung sangat cepat, Manchester United memutuskan melakukan tes medis ulang di Inggris pada 10 Juli 2026.
Hasil evaluasi itulah yang akhirnya memperkuat keputusan klub untuk menghentikan negosiasi. United memilih membatalkan transfer dibanding harus menghadapi potensi cedera jangka panjang di masa depan.
Trauma Kasus Malacia Masih Membekas
Keputusan ini ternyata bukan tanpa alasan. Manchester United masih menyimpan pengalaman pahit akibat cedera meniskus yang pernah dialami Tyrell Malacia.
Bek asal Belanda tersebut harus menepi sekitar satu setengah tahun karena komplikasi cedera yang sama. Pengalaman buruk itu membuat manajemen klub kini jauh lebih disiplin dalam proses perekrutan pemain, terutama yang memiliki riwayat cedera lutut.
Bagi Carrick, membangun skuad baru memang penting. Namun kesehatan pemain tetap menjadi prioritas utama agar investasi klub tidak berubah menjadi beban di kemudian hari.
Atalanta Tetap Percaya pada Ederson
Di sisi lain, Atalanta tetap yakin Ederson masih menjadi salah satu gelandang terbaik mereka. Sejak bergabung pada 2022, pemain berusia 26 tahun itu tampil konsisten sebagai gelandang box-to-box yang kuat dalam merebut bola sekaligus membantu serangan.
Gagal pindah ke Premier League memang menjadi pukulan bagi sang pemain. Meski begitu, peluangnya tampil bersama Atalanta musim depan masih terbuka lebar sambil menunggu kemungkinan tawaran baru dari klub lain.
Sementara itu, Manchester United kini mulai mengalihkan fokus ke target alternatif untuk memperkuat lini tengah jelang musim 2026/2027.
Ederson batal berkiprah di Manchester United F.C. kali ini. Tapi bursa transfer masih panjang. Ederson menjadi bukti bahwa Setan Merah kini lebih mengutamakan kualitas dan kondisi fisik dibanding memaksakan transfer berisiko. (*)


