Trend in Sports

Persipura Kalah 0-1 dari Adhyaksa, Kerusuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe

Intrend.id – Persipura Jayapura harus memendam asa untuk kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Harapan Tim berjuluk Mutiara Hitam itu luntur usai kalah tipis 0-1 dari Adhyaksa FC dalam laga playoff Championship Liga 2 di Stadion Lukas Enembe, Jumat 8 Mei 2026.

Kekalahan Persipura itu langsung memicu kerusuhan baik di dalam maupun luar stadion. Suporter yang kecewa meluapkan emosi dengan masuk ke lapangan, merusak fasilitas stadion hingga membakar kendaraan di sekitar lokasi pertandingan.

Pertandingan krusial tersebut dipimpin wasit asal Uzbekistan, Asker Nadjafaliev, dan disaksikan langsung sekitar 35.335 pendukung Persipura yang memenuhi stadion sejak kick off pukul 15.00 WIB.

Sejak menit awal, Persipura tampil dominan. Tim tuan rumah terus menggempur pertahanan Adhyaksa FC lewat berbagai skema serangan. Namun, tim tamu memilih bermain lebih sabar dengan pola bertahan sambil menunggu peluang serangan balik.

Peluang pertama datang untuk Adhyaksa pada menit ke-12. Sundulan keras nyaris membobol gawang Persipura sebelum membentur mistar. Kiper Al Hakim Arsyad harus jatuh bangun menghadapi tekanan dari duet penyerang lawan, Ramiro Fergonzi dan Adilson Silva.

Persipura sebenarnya sempat mendapatkan peluang emas di menit ke-23 lewat tendangan jarak jauh Jeam Kelly Sroyer. Sayangnya, bola masih mampu ditepis kiper Adhyaksa FC.

Gol datang di penghujung babak pertama. Pada menit 45+3, Adilson Silva berhasil lolos dari kawalan Yustinus Pae dan sukses memanfaatkan umpan matang dari Hasim Kipuw menjadi gol semata wayang pertandingan.

Masuk babak kedua, Persipura terus menekan demi mengejar ketertinggalan. Namun beberapa keputusan wasit memicu protes keras dari pemain maupun suporter Persipura. Situasi sempat memanas setelah botol air mineral dilempar ke dalam lapangan.

Wasit kemudian memberikan tambahan waktu delapan menit. Persipura mencoba memanfaatkan momentum terakhir untuk menyamakan skor, tetapi pertahanan rapat Adhyaksa tetap tak mampu ditembus hingga peluit panjang dibunyikan.

Gol tunggal Adilson Silva memastikan Adhyaksa FC mengamankan tiket promosi ke Super League musim depan. Sementara Persipura harus kembali bertahan di kompetisi kasta kedua musim depan.

Kekecewaan suporter Persipura langsung memuncak usai laga berakhir. Sejumlah pendukung masuk ke lapangan dan membuat situasi tak terkendali. Kerusuhan meluas hingga ke luar stadion dan berlangsung sampai malam hari.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, mengatakan kericuhan diduga dipicu rasa kecewa suporter setelah Persipura gagal promosi.

“Diduga karena kecewa tim Persipura kalah,” ujar Cahyo melalui Kumparan.

Menurutnya, aparat gabungan dari Polres, Polda, dan Brimob langsung diterjunkan untuk mengendalikan situasi agar kembali kondusif. Dalam kerusuhan tersebut, dilaporkan ada beberapa orang yang pingsan akibat kepadatan dan situasi chaos di sekitar stadion.

Kerusuhan usai laga Persipura hingga malam hari reda dan aparat keamanan masih berjaga di area Stadion Lukas Enembe untuk mengantisipasi kericuhan susulan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status