Intrend.id – Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 bakal resmi digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center atau SBEC eks THR-TRS, Jalan Kusuma Bangsa. Festival ini ikonik di Kota Pahlawan yang paling ditunggu warga.
Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 ini hadir dengan tema “Rujak Phoria”, mengusung konsep unik perpaduan budaya khas Surabaya dengan atmosfer pesta sepak bola dunia. Acara menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya atau HJKS ke-733.
Festival dimulai pukul 18.00 WIB dengan open gate sejak pukul 16.00 WIB. Namun warga disarankan datang lebih awal karena area venue diprediksi dipadati ribuan pengunjung.
Salah satu agenda paling ditunggu tentu aksi menguleg rujak massal yang melibatkan 136 kelompok peserta. Masing-masing tim berisi empat orang yang akan berlomba mengolah rujak dengan gaya paling kreatif dan menarik.
Bukan cuma soal kuliner, Festival Rujak Uleg tahun ini juga makin heboh dengan parade kostum dan fashion show tematik yang diikuti 132 peserta. Mereka bakal tampil memakai outfit kreatif bertema “Rujak Phoria” dengan sentuhan budaya, modern fashion, hingga unsur sepak bola dunia.
Suasana festival juga bakal makin meriah dengan pertunjukan seni, hiburan musik, pembagian rujak gratis untuk pengunjung, sampai pesta kembang api di penghujung acara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan Festival Rujak Uleg sengaja dibuat lebih atraktif agar mampu memperkuat branding wisata budaya Surabaya.
Menurutnya, tema Rujak Phoria dipilih karena ingin menghadirkan pengalaman festival yang lebih fresh dan dekat dengan tren global tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.
“Tema tahun ini adalah Rujak Phoria, festival rujak yang dikemas untuk menyambut pesta sepak bola dunia. Keunikannya karena selalu menghadirkan tema berbeda setiap tahun dengan mengkolaborasikan seni tradisional, teatrikal, fashion modern, dan unsur sport,” kata Herry, Jumat 8 Mei 2026 di laman resmi Pemerintah Kota Surabaya.
Festival ini juga bukan sekadar acara kuliner biasa. Rujak Cingur yang menjadi ikon utama festival telah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda khas Surabaya.
Karena itu, festival tahunan ini punya peran besar untuk mengenalkan kekayaan kuliner Kota Pahlawan ke wisatawan lokal maupun mancanegara.
Menariknya lagi, Festival Rujak Uleg kembali masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara 2026 atau KEN 2026 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hal itu membuat festival ini masuk kategori event unggulan pariwisata nasional.
Tahun lalu, Festival Rujak Uleg sukses menarik sekitar 12 ribu pengunjung dengan perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp1,28 miliar. Tahun ini, jumlah pengunjung diprediksi meningkat karena konsep acara dibuat lebih besar dan spektakuler.
Selain jadi hiburan warga, festival ini juga memberi dampak besar untuk pelaku UMKM, sektor transportasi, hotel, hingga jasa kreatif di Surabaya.
Bagi warga yang ingin datang, akses menuju lokasi cukup mudah karena berada di tengah kota. Dinas Perhubungan Surabaya juga sudah menyiapkan area parkir di sekitar venue untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pengunjung.
Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 bisa jadi pilihan seru buat nongkrong warga bareng keluarga atau sahabat sambil menikmati suasana pesta budaya khas Kota Pahlawan yang makin rame dan penuh warna. Sila mencoba. (*)


