Veda Ega Pratama Tembus 6 Besar FP1 Moto3 Inggris 2026, Debut Menjanjikan di Silverstone
Intrend.id – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengawali akhir pekan Moto3 Grand Prix Inggris 2026 dengan hasil yang menjanjikan. Rider muda Indonesia dari Honda Team Asia itu finis di posisi keenam pada sesi Free Practice 1 (FP1) yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Jumat 7 Agustus 2026 waktu setempat.
Veda Ega Pratama di Moto3 Inggris memiliki peluang besar untuk kembali bersaing memperebutkan poin mencatatkan waktu terbaik 2 menit 11,085 detik. Catatan tersebut membuatnya hanya terpaut 0,532 detik dari pembalap tercepat, David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP KTM yang membukukan waktu 2 menit 10,553 detik.
Posisi kedua ditempati pembalap tuan rumah Scott Ogden dengan waktu 2 menit 10,956 detik, disusul Adrián Fernández di peringkat ketiga lewat torehan 2 menit 11,050 detik.
Sementara posisi empat dan lima dihuni Joel Kelso serta Marco Morelli. Veda berhasil mengungguli Máximo Quiles yang harus puas berada di posisi ketujuh.
Debut Positif di Silverstone
Hasil ini terasa spesial karena menjadi pengalaman pertama Veda mengendarai motor Moto3 di Silverstone. Sirkuit sepanjang 5,891 kilometer itu dikenal sebagai salah satu lintasan paling menantang dalam kalender MotoGP.
Karakter trek yang dipenuhi tikungan cepat seperti Maggotts, Becketts, hingga Chapel, ditambah lintasan lurus panjang Hangar Straight, menuntut keberanian dan presisi tinggi dari setiap pembalap.
Meski baru pertama kali menjajal lintasan tersebut dengan motor Grand Prix, Veda langsung mampu bersaing di papan atas. Ia bahkan finis nyaman di dalam enam besar dan menunjukkan proses adaptasi yang sangat cepat.
Persaingan Sangat Ketat
Jarak waktu antar pembalap di posisi depan sangat tipis. Dari posisi ketiga hingga ketujuh hanya dipisahkan sekitar 0,05 detik.
Veda sendiri hanya terpaut 0,010 detik dari Marco Morelli yang finis kelima. Di sisi lain, ia unggul 0,035 detik atas Máximo Quiles yang berada tepat di belakangnya.
Persaingan ketat tersebut menunjukkan bahwa sedikit peningkatan saja sudah bisa mengubah posisi secara signifikan.
Meski KTM mendominasi bagian atas klasemen pada awal sesi, motor Honda yang digunakan Veda tetap mampu bersaing dengan para rivalnya.
Performa Veda tidak berhenti di FP1. Pada sesi Practice yang digelar setelahnya, pembalap asal Indonesia itu menunjukkan peningkatan luar biasa.
Ia mempertajam catatan waktunya menjadi 2 menit 09,639 detik, atau meningkat sekitar 1,4 detik dibandingkan FP1.
Catatan tersebut membawanya naik hingga posisi ketiga, hanya terpaut 0,071 detik dari pemuncak sesi, Valentín Perrone. Hasil itu sekaligus memastikan Veda mengamankan tempat langsung di Q2, sehingga memiliki peluang lebih besar untuk meraih posisi start yang kompetitif.
Modal Bagus Menuju Balapan
Penampilan Veda di Silverstone memperlihatkan perkembangan yang konsisten sepanjang musim debutnya di Moto3. Sebelumnya, ia sudah beberapa kali meraih poin dan tampil kompetitif, termasuk saat finis di barisan depan pada seri Jerman.
Keberhasilannya langsung masuk enam besar pada FP1, lalu melonjak ke posisi tiga di sesi Practice, menjadi sinyal bahwa Veda mampu beradaptasi dengan cepat di lintasan baru.
Masih ada beberapa aspek yang bisa terus ditingkatkan, terutama dalam memaksimalkan kecepatan di lintasan lurus dan menjaga performa ban sepanjang balapan. Namun secara keseluruhan, paket motor Honda Team Asia terlihat cukup kompetitif untuk bersaing di papan depan.
Hasil Veda Ega Pratama di Moto3 Inggris menunjukkan peluang besar untuk kembali bersaing memperebutkan poin. Dengan kepercayaan diri yang terus meningkat dan ritme balap yang semakin konsisten dirinya mampu menantang posisi terdepan pada balapan Moto3 Grand Prix 2026 di Silverstone. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan





