Viral Xpander Tabrak Palang GT Kalikangkung
Intrend.id – Video sebuah Mitsubishi Xpander yang tabrak palang Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 01.40 WIB.
Mobil Xpander yang tabrak palang GT Kalikangkung bernomor polisi H 1078 RY. Kendaraan itu diduga berusaha melewati GT Banyumanik tanpa melakukan pembayaran dengan cara mengekor kendaraan di depannya.
Informasi awal yang beredar di media sosial menyebut pengemudi Xpander sempat dikejar kendaraan lain setelah terjadi benturan.
“Diduga tidak bayar tol dengan cara mengekor lalu menabrak mobil didepannya dan 2 petugas tol di Tol Banyumanik pada 8 Agustus 2026 01.40 WIB,” tulis akun @portalsemarang, Sabtu 8 Agustus 2026.
Pengejaran kemudian berakhir di GT Kalikangkung. “Korban mengejar pelaku sampai dengan gerbang tol kalikangkung, namun pelaku kembali nekat menabrak gerbang tol,” menurut keterangan akun tersebut.
Namun, polisi dan pengelola tol memberikan penjelasan bahwa tidak ada korban dari petugas maupun tabrak lari seperti yang disebut dalam narasi viral.
Kronologi Xpander di GT Banyumanik
PJR 1B Ditlantas Polda Jawa Tengah Ipda Joko Siswanto mengatakan kejadian bermula ketika Xpander berada di belakang sebuah Toyota Rush di GT Banyumanik.
Xpander diduga mencoba melewati gerbang dengan menempel kendaraan di depannya. Cara tersebut dikenal sebagai mengekor atau mengikuti kendaraan lain agar tidak melakukan transaksi tol.
Petugas gerbang kemudian berusaha menghalangi Xpander.
Menurut Joko, pengemudi Rush yang berada di depan memperlambat laju kendaraannya. Karena jarak Xpander terlalu dekat, benturan kemudian terjadi.
“Terus mobil Rush mengurangi kecepatan, karena di belakang mepet, Xpander nabrak mobil Rush yang di depannya tadi,” ujar Joko mengutip Detik.
Pengemudi Rush kemudian mengejar Xpander. Kedua kendaraan bergerak hingga menuju GT Kalikangkung.
Xpander Tabrak Palang GT Kalikangkung
Pengejaran tersebut berakhir di GT Kalikangkung.
Saat berada di gerbang tol, Xpander kembali melaju dan menabrak palang. Setelah itu, kendaraan bergerak ke arah barat.
Video kejadian kemudian beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut terdengar suara pengemudi kendaraan yang mengejar Xpander berteriak kepada petugas gerbang tol.
Narasi di media sosial juga menyebut adanya petugas tol yang menjadi korban. Namun, informasi itu dibantah pihak pengelola.
Marketing Communication PT Transmarga Jateng Dian Saputra mengatakan tidak ada petugas yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
“Betul kejadian di Banyumanik tapi tidak ada tabrak lari, dan tidak ada korban dari petugas kami,” kata Dian.
Ia juga membenarkan dugaan bahwa Xpander berusaha melewati gerbang dengan menempel kendaraan di depannya.
Polisi Pastikan Tidak Ada Kendaraan Lain Terlibat
Ipda Joko Siswanto juga memastikan insiden di GT Kalikangkung hanya melibatkan dua kendaraan, yakni Xpander dan Toyota Rush.
“Nggak ada mobil lain. Hanya dua mobil itu saja,” ujarnya.
Identitas pengemudi Xpander belum disampaikan dalam keterangan tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena aksi kendaraan yang diduga mengekor di gerbang tol dapat membahayakan pengguna jalan dan petugas.
Video Xpander menabrak palang GT Kalikangkung pun terus menjadi bahan perbincangan warganet.
Polisi masih menangani kejadian tersebut sesuai prosedur. Sementara itu, pengelola tol mengimbau pengguna jalan untuk mengikuti aturan transaksi dan menjaga jarak aman saat berada di gerbang tol.
Klaim bahwa insiden Xpander tabrak palang GT Kalikangkung tersebut merupakan tabrak lari terhadap petugas perlu diluruskan. Berdasarkan keterangan polisi dan pengelola tol, tidak ada petugas yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan





