Trend in Sports

Klasemen Grup A Piala AFF U-19 2026 usai Indonesia vs Vietnam, Garuda Muda Sempurna

Intrend.id – Timnas Indonesia U-19 menutup fase grup ASEAN U-19 Boys’ Championship AFF 2026 dengan hasil poin klasemen sempurna. Kemenangan dramatis 2-1 atas Vietnam U-19 pada Minggu 7 Juni 2026, malam di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, memastikan Garuda Muda keluar sebagai juara Grup A sekaligus mengamankan tiket langsung ke semifinal.

Hasil poin klasemen Timnas Indonesia U-19 AFF 2026 melengkapi sapu bersih tiga kemenangan yang diraih skuad asuhan Nova Arianto sepanjang fase grup. Indonesia mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, mencetak delapan gol dan hanya kebobolan satu kali.

Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, pencapaian tersebut menjadi modal berharga untuk menjaga peluang mempertahankan trofi ASEAN U-19 Boys’ Championship.

Klasemen Akhir Grup A

Indonesia finis di posisi pertama dengan catatan sempurna.

Klasemen Akhir Grup A ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026

1. Indonesia — 9 poin (+7)
2. Vietnam — 6 poin (+7)
3. Myanmar — 3 poin (-6)
4. Timor Leste — 0 poin (-8)

Garuda Muda menjadi satu-satunya tim di Grup A yang mampu menyapu bersih seluruh pertandingan.

 

Pos Tim Pld W D L GF GA GD Pts Keterangan
1 Indonesia (H) 3 3 0 0 8 1 +7 9 ke Semifinal
2 Vietnam 3 2 0 1 9 2 +7 6 Possible best runner-up
3 Myanmar 3 1 0 2 3 9 -6 3
4 Timor-Leste 3 0 0 3 1 9 -8 0

Vietnam harus puas berada di posisi kedua alias runner-up dengan enam poin dan masih menunggu peluang lolos melalui jalur runner-up terbaik.

Menang Dramatis Atas Vietnam

Laga melawan Vietnam menjadi pertandingan paling sulit yang dihadapi Indonesia sepanjang fase grup.

Kedua tim sama-sama tampil menyerang sejak menit awal.

Indonesia berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-22 melalui Reno Salampessy.

Penyerang Persipura Jayapura itu memanfaatkan kesalahan lini belakang Vietnam sebelum melepaskan tembakan yang menembus kolong kaki kiper lawan.

Gol tersebut membawa Indonesia unggul 1-0 hingga turun minum.

Namun Vietnam tidak menyerah begitu saja.

Pada menit ke-73, Quoc Khanh Nguyen berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan membuat pertandingan kembali terbuka.

Saat laga tampak akan berakhir imbang, Indonesia mendapatkan hadiah penalti pada masa injury time.

Florasta yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit 90+2.

Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengunci posisi puncak klasemen Grup A.

Statistik Tunjukkan Efektivitas Indonesia

Meski Vietnam lebih banyak mengancam gawang Indonesia, Garuda Muda mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Berdasarkan statistik pertandingan, penguasaan bola berlangsung cukup berimbang.

Indonesia mencatatkan 51 persen penguasaan bola, sedangkan Vietnam 49 persen.

Kedua tim sama-sama menghasilkan 10 tembakan sepanjang pertandingan.

Namun Vietnam lebih unggul dalam jumlah tembakan tepat sasaran dengan enam percobaan berbanding dua milik Indonesia.

Meski demikian, Indonesia mampu mencetak dua gol dari peluang yang didapat.

Efektivitas inilah yang menjadi pembeda utama dalam pertandingan.

Mentalitas para pemain juga patut mendapat apresiasi karena mampu bangkit setelah sempat kebobolan pada babak kedua.

Reno Salampessy Jadi Sorotan

Di balik keberhasilan Indonesia menjuarai Grup A, muncul satu nama yang terus mencuri perhatian sepanjang turnamen.

Dia adalah Reno Salampessy.

Penyerang muda Persipura Jayapura tersebut menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Garuda Muda.

Reno mencetak dua gol sepanjang fase grup dan seluruhnya menjadi gol pembuka bagi Indonesia.

Gol pertamanya lahir saat menghadapi Timor Leste pada 4 Juni lalu.

Saat skor masih imbang tanpa gol, Reno memanfaatkan umpan terobosan matang sebelum melewati kiper lawan dan mencetak gol pembuka.

Indonesia kemudian menang telak 3-0 dalam pertandingan tersebut.

Tiga hari berselang, Reno kembali menunjukkan ketajamannya saat menghadapi Vietnam.

Gol yang dicetaknya tidak hanya membuka keunggulan Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting yang mengubah jalannya pertandingan.

Putra Legenda Timnas Indonesia

Nama Salampessy memiliki sejarah tersendiri dalam sepak bola Indonesia.

Reno merupakan putra dari mantan bek Timnas Indonesia, Richardo Salampessy.

Richardo dikenal sebagai salah satu bek tangguh yang pernah memperkuat skuad Merah Putih pada era 2000-an.

Kini sang anak mulai menunjukkan bahwa dirinya memiliki potensi besar untuk meneruskan jejak ayahnya.

Selain produktif mencetak gol, Reno juga dikenal memiliki pergerakan tanpa bola yang baik, kecepatan, dan ketenangan saat berhadapan dengan penjaga gawang lawan.

Kualitas tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Nova Arianto sepanjang turnamen.

Modal Besar Menuju Semifinal

Selain Reno, Indonesia juga memiliki sejumlah pemain yang tampil menonjol selama fase grup.

Arkhan Kaka mencetak dua gol, Dimas Wicaksono mengoleksi dua gol saat melawan Myanmar, sementara Florasta menjadi pahlawan kemenangan atas Vietnam.

Kombinasi para pemain tersebut membuat Garuda Muda tampil produktif sekaligus solid dalam bertahan.

Dengan delapan gol dan hanya satu kali kebobolan, Indonesia menunjukkan keseimbangan yang sangat baik antara lini depan dan lini belakang.

Kini fokus Garuda Muda beralih ke semifinal.

Sebagai juara bertahan dan tuan rumah, target mempertahankan gelar semakin terbuka lebar.

Dengan hasil klasemen Timnas Indonesia U-19 membawa optimesme dan jika mampu mempertahankan performa seperti di fase grup, Garuda Muda berpeluang besar kembali mengangkat trofi ASEAN U-19 Boys’ Championship dan mencatatkan sejarah sebagai juara beruntun di depan pendukung sendiri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status