Trend in Sports

Persib Perkokoh Puncak Klasemen Usai Menang dari PSIM 1-0, Mantap Gol Kilat Matricardi

Intrend.id – Persib Bandung memperkokoh puncak klasemen usai menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-31 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin malam, 4 Mei 2026. Kemenangan ini bikin Maung Bandung makin nyaman duduk di puncak klasemen dengan koleksi 72 poin dari 31 pertandingan.

Klasemen Persib makin kokoh terutama berkat kerja tim dan gol semata wayang super cepat saat laga baru berjalan dua menit. Bek tangguh Patricio Matricardi sukses menyundul bola dan bikin bobol gawang PSIM lewat situasi bola mati. Stadion GBLA langsung meledak karena gol kilat itu bikin atmosfer pertandingan panas sejak awal.

Di laga ini, sorotan juga tertuju pada penjaga gawang Teja Paku Alam yang mencatat penampilan ke-100 bersama Persib di Liga 1/Super League. Momen spesial itu terasa makin lengkap karena Teja berhasil membantu timnya meraih clean sheet penting.

Pelatih Persib Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaiknya dengan duet lini belakang Federico Barba dan Matricardi. Sementara lini tengah diisi Thom Haye, Adam Alis, Luciano Guaycochea, serta Beckham Putra yang dipercaya jadi kapten tim.

Meski unggul cepat, pertandingan ternyata tidak berjalan mudah buat Persib. PSIM perlahan mulai mengambil kontrol permainan dan beberapa kali bikin lini pertahanan Maung Bandung kerepotan.

Drama sempat terjadi pada menit ke-51 saat wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, mengecek VAR terkait kemungkinan penalti untuk Persib usai duel Ramon Tanque dengan pemain lawan. Namun setelah peninjauan, wasit memutuskan tidak ada penalti.

Tiga menit kemudian pertandingan sempat dihentikan gara-gara gangguan dari tribun penonton. Situasi akhirnya berhasil dikendalikan dan laga kembali dilanjutkan.

PSIM sendiri beberapa kali hampir menyamakan kedudukan. Salah satu peluang berbahaya datang lewat tendangan bebas Ze Valente pada menit ke-68. Untung buat Persib, bola masih melambung tipis di atas mistar.

Melihat timnya mulai tertekan, Hodak melakukan sejumlah pergantian pemain. Andrew Jung masuk menggantikan Ramon Tanque, lalu Eliano Reijnders, Marc Klok, dan Saddil Ramdani ikut dimainkan demi menambah energi baru di lapangan.

Saat hujan mulai mengguyur GBLA, tensi pertandingan makin liar. PSIM terus menggempur pertahanan Persib, sementara Maung Bandung lebih mengandalkan serangan balik cepat.

Di menit-menit akhir, Persib sebenarnya punya peluang menggandakan skor lewat Berguinho. Sayangnya, sontekannya masih mampu ditepis kiper PSIM.

Tambahan waktu enam menit bikin jantung Bobotoh makin deg-degan. PSIM terus menekan lewat sepak pojok dan crossing beruntun. Namun lini belakang Persib tetap solid sampai peluit panjang berbunyi.

Usai laga, Bojan Hodak mengaku puas dengan kemenangan timnya meski performa anak asuhnya belum sepenuhnya maksimal. Menurut pelatih asal Kroasia itu, tekanan untuk wajib menang membuat beberapa pemain terlihat gugup saat mendapat peluang emas.

“Kita punya banyak kans untuk mencetak gol di babak pertama dan kedua, tapi ada kegugupan. Saya harap kita bisa mencetak gol lebih dari satu, kalau dua gol tentu fantastis,” ungkap Hodak dilansir situs resmi Persib.

Hodak juga menegaskan hal paling penting adalah tiga poin berhasil diamankan dan tidak ada pemain yang terkena akumulasi kartu menjelang laga panas melawan Persija Jakarta pada 10 Mei 2026 nanti.

Kemenangan ini selain memperkokoh Persib di puncak klasemen Liga 1 Indonesia dengan poin 72 juga terasa makin spesial. Persib menang tepat saat ulang tahun ke-55 Bojan Hodak. Kado manis dari anak asuhnya sukses bikin posisi Persib di puncak klasemen makin kokoh dan peluang juara semakin terbuka lebar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status