Bobon Santoso Kecelakaan saat Salurkan Bantuan Karhutla di Kalteng, Kepala Robek 5 Cm
Intrend.id – Konten kreator kuliner Bobon Santoso mengalami kecelakaan saat menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Insiden terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Rabu 28 Oktober 2026.
Kendaraan roda tiga jenis Tosa yang ditumpangi Bobon Santoso bersama tim dilaporkan oleng hingga kecelakaan menabrak pohon sawit. Akibat kejadian tersebut, Bobon mengalami luka robek sekitar lima sentimeter di bagian kepala.
Melalui unggahan Instagram Story, Bobon memperlihatkan kondisinya setelah kecelakaan. Ia mengungkapkan sempat mengira kakinya patah karena terjepit kendaraan.
Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada patah tulang pada kakinya. Bobon hanya mengalami luka lecet, sedangkan luka di kepalanya telah mendapatkan jahitan.
Bobon juga memastikan seluruh anggota timnya dalam kondisi aman. Setelah mendapatkan penanganan medis, ia bersama rombongan dilaporkan melanjutkan perjalanan pulang dari Palangka Raya menuju Banjarmasin.
Bobon Santoso Tetap Bertanggung Jawab atas Penyaluran Bantuan
Dalam unggahannya, Bobon menjelaskan bahwa dokumentasi setelah kecelakaan menjadi bagian dari pertanggungjawaban atas penyaluran bantuan yang masih dinantikan masyarakat.
Insiden tersebut terjadi ketika Bobon dan tim menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu warga serta petugas yang terdampak karhutla di Kalimantan Tengah.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok, makanan, susu, masker, hingga dukungan oksigen bagi masyarakat dan personel yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Bobon Dirikan Dapur Umum Darurat di Pulang Pisau
Sebelum mengalami kecelakaan, Bobon Santoso juga turun langsung membantu penanganan karhutla dengan mendirikan dapur umum darurat di kawasan Camppeat, Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Melalui kegiatan tersebut, ia dan tim menyiapkan makanan dalam jumlah besar untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan petugas di lapangan.
Tak hanya makanan, Bobon turut membawa bantuan logistik berupa belasan ribu botol air mineral, vitamin, obat-obatan medis, hingga tabung oksigen portabel.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar dan keselamatan orang-orang yang berada di wilayah terdampak kebakaran.
Bobon dikenal luas melalui konten kuliner dan aksi memasak dalam jumlah besar yang kerap disebut Masak Besar. Ia juga beberapa kali menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan makanan dan bantuan ke berbagai daerah.
Kecelakaan yang dialami Bobon Santoso menunjukkan adanya risiko yang dihadapi para relawan saat menjalankan misi kemanusiaan. Meski mengalami luka, Bobon memastikan dirinya dan seluruh tim selamat. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan





