Hasil Kolombia vs Portugal: Reuni Ronaldo dan James Rodriguez Jadi Sorotan
Intrend.id – Kolombia dan Portugal harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol pada laga terakhir Grup K Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Amerika Serikat, Minggu 28 Juni 2026 pagi WIB.
Meski berakhir 0-0, pertandingan tetap berlangsung menarik. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan berkualitas dengan sejumlah peluang berbahaya, penyelamatan gemilang, hingga drama gol yang dianulir VAR.
Hasil ini memastikan Kolombia finis sebagai juara Grup K dengan koleksi tujuh poin. Portugal menyusul di posisi kedua dengan lima poin.
Keduanya pun melangkah mulus ke babak 32 besar.
Reuni Ronaldo dan James Rodriguez Jadi Momen Emosional
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian terjadi bahkan sebelum pertandingan dimulai.
Cristiano Ronaldo dan James Rodriguez berjalan berdampingan sebagai kapten tim masing-masing saat memasuki lapangan.
Pemandangan itu membawa kembali kenangan ketika keduanya pernah menjadi rekan setim di Real Madrid mulai tahun 2014.
Kini, lebih dari satu dekade kemudian, mereka kembali bertemu di panggung terbesar sepak bola dunia.
Banyak yang menilai laga ini bisa menjadi pertemuan terakhir kedua legenda tersebut di fase grup Piala Dunia.
Atmosfer emosional pun terasa sepanjang pertandingan.
Kolombia Lebih Berbahaya
Walaupun skor tidak berubah, Kolombia tampil sedikit lebih dominan.
Tim asuhan Néstor Lorenzo lebih sering menguasai bola dan menciptakan peluang berbahaya.
James Rodriguez kembali menunjukkan kelasnya sebagai pengatur serangan.
Kapten Kolombia itu berkali-kali mengirim umpan matang yang membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Di sisi kiri, Luis Diaz tampil eksplosif lewat kecepatan dan kemampuan dribel yang merepotkan pertahanan Portugal.
Kolombia bahkan sempat bersorak ketika Davinson Sánchez menjebol gawang Portugal.
Namun kegembiraan itu hanya berlangsung sesaat.
Setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena Sánchez lebih dulu berada dalam posisi offside.
Portugal Bertahan Solid
Portugal memang tidak terlalu dominan dalam menyerang.
Namun tim asuhan Roberto Martinez tampil sangat disiplin di lini belakang.
Kiper Diogo Costa menjadi penyelamat utama Portugal.
Beberapa kali ia melakukan penyelamatan penting yang menggagalkan peluang emas Kolombia.
Di lini depan, Cristiano Ronaldo tetap menjadi pusat perhatian.
Penyerang berusia 41 tahun itu sempat mencoba mencetak gol lewat tendangan salto spektakuler.
Sayangnya, upaya tersebut berhasil diblok bek Kolombia, Santiago Arias.
Bruno Fernandes juga beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan melalui umpan-umpan kreatif.
Namun rapatnya lini belakang Kolombia membuat Portugal kesulitan menciptakan peluang bersih.
Duel Taktik Berjalan Ketat
Pertandingan berlangsung seperti adu strategi antara dua pelatih.
Kolombia bermain dengan organisasi yang rapi.
Mereka mengandalkan kombinasi James Rodriguez dan Luis Diaz untuk membangun serangan cepat.
Portugal lebih memilih menguasai bola sambil mencari celah melalui pergerakan Bruno Fernandes, Vitinha, dan Cristiano Ronaldo.
Namun kedua tim sama-sama tampil disiplin sehingga ruang kosong sangat sulit ditemukan.
Pergantian pemain yang dilakukan pada babak kedua memang menambah energi baru, tetapi tidak cukup untuk mengubah papan skor.
Statistik Kolombia vs Portugal
Secara statistik, Kolombia tampil sedikit lebih unggul.
Mereka mencatat nilai expected goals (xG) sekitar 1,63, jauh lebih tinggi dibanding Portugal yang berada di kisaran 0,70.
Kolombia juga lebih sering menguasai bola dengan persentase sekitar 50 hingga 55 persen.
Meski begitu, Portugal tampil sangat efektif saat bertahan.
Diogo Costa menjadi salah satu pemain terbaik setelah beberapa kali menggagalkan peluang emas lawan.
Sementara lini belakang yang dikomandoi Rúben Dias berhasil menjaga gawang tetap steril hingga peluit panjang berbunyi.
Kolombia dan Portugal Siap Tatap Babak Gugur
Hasil imbang ini memastikan Kolombia menjadi juara Grup K dengan tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali seri.
Portugal menyusul di posisi kedua dengan lima poin.
Sementara RD Kongo ikut lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik setelah menang atas Uzbekistan.
Bagi Kolombia, hasil ini memperpanjang tren positif mereka sekaligus menjaga kepercayaan diri menjelang babak knockout.
James Rodriguez kembali membuktikan bahwa pengalaman dan visi bermainnya masih menjadi senjata utama Los Cafeteros.
Di kubu Portugal, hasil imbang memang menggagalkan ambisi menjadi juara grup.
Namun Cristiano Ronaldo dan kolega tetap melaju ke babak 32 besar dengan catatan belum terkalahkan sepanjang fase grup.
Kini fokus Tim Nasional Sepak Bola (Timnas) Kolombia dan Portugal kedua tim beralih ke fase gugur. Dengan kualitas skuad yang dimiliki, Kolombia dan Portugal masih menjadi dua kandidat kuat yang berpotensi melangkah jauh dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. (*)
Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









