Hasil Liga Champions: Liverpool Tumbang di Istanbul, Fenerbahçe Menang 3-2

Intrend.id – Hasil Liga Champions 2026/2027 menghadirkan kejutan besar. Fenerbahçe menaklukkan Liverpool dengan skor 3-2 dalam pertandingan matchday 4 League Phase di Stadion Şükrü Saracoğlu (Chobani Stadium), Istanbul, Kamis 5 November 2026 dini hari WIB.
Fenerbahçe melakukan comeback dramatis setelah dua kali tertinggal sebagai hasil Liga Champions di Turki. Gol kemenangan tuan rumah dicetak Vedat Muriqi pada menit ke-79.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan sempurna Liverpool di League Phase Liga Champions musim ini.
Pertandingan yang dipimpin wasit Clément Turpin itu langsung panas di hadapan sekitar 39.536 penonton. Atmosfer suporter tuan rumah menjadi energi tambahan bagi Fenerbahçe untuk terus memberikan perlawanan.
Liverpool membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-25. Trey Nyoni berhasil membobol gawang Fenerbahçe lewat tembakan yang mengalami perubahan arah. Gol tersebut menjadi gol senior pertamanya bersama Liverpool.
Namun, keunggulan The Reds hanya bertahan empat menit. Mason Greenwood menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-29 melalui tendangan bebas yang membentur pemain lawan sebelum masuk ke gawang.
Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Liverpool kembali menunjukkan kualitasnya. Alexander Isak yang masuk sebagai pemain pengganti langsung memberikan dampak positif.
Pada menit ke-69, Isak membawa Liverpool unggul 2-1 lewat sundulan setelah menerima umpan Cody Gakpo.
Akan tetapi, Fenerbahçe kembali menunjukkan mental baja. Archie Brown menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-73.
Drama mencapai puncaknya enam menit kemudian. Vedat Muriqi sukses menyambut umpan Archie Brown dengan sundulan tajam pada menit ke-79.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-2 untuk Fenerbahçe. Liverpool berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi hingga peluit panjang berbunyi, keunggulan tuan rumah tidak berubah.
Liverpool Dominan, Fenerbahçe Efektif
Secara statistik, Liverpool sebenarnya menguasai jalannya pertandingan. The Reds mencatat sekitar 68 persen penguasaan bola, berbanding 32 persen milik Fenerbahçe.
Liverpool juga melepaskan sekitar 22 tembakan. Sementara itu, Fenerbahçe menghasilkan 17 tembakan. Kedua tim sama-sama mencatat enam tembakan tepat sasaran.
Namun, dominasi penguasaan bola tidak menjamin kemenangan. Fenerbahçe justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan situasi bola mati.
Menariknya, ketiga gol tuan rumah lahir dari skema bola mati atau fase lanjutan setelahnya. Archie Brown dan Vedat Muriqi menjadi sosok penting dalam kebangkitan tim asal Turki tersebut.
Di bawah arahan pelatih interim Dirk Kuyt, mantan pemain Liverpool, Fenerbahçe memperlihatkan organisasi permainan dan mentalitas pantang menyerah.
Klasemen Liga Champions 2026/2027
Kekalahan ini membuat Liverpool tertahan dengan sembilan poin dari empat pertandingan. The Reds masih berada di posisi kedelapan dan masuk zona delapan besar untuk lolos langsung ke babak 16 besar.
Sementara itu, Fenerbahçe mengoleksi lima poin dari empat pertandingan. Mereka berada di sekitar posisi ke-19 dan masih berpeluang mengamankan tiket play-off babak gugur.
Kemenangan 3-2 ini menjadi modal berharga bagi Fenerbahçe. Sebaliknya, Liverpool harus segera membenahi pertahanan, terutama dalam mengantisipasi bola mati.
Malam Istanbul kali ini menjadi bukti bahwa hasil Liga Champions dominasi permainan saja tidak cukup. Liverpool menguasai bola, tetapi Fenerbahçe berhasil membawa pulang kemenangan. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan





