Hasil Meksiko vs Inggris 16 Besar Piala Dunia 2026: Three Lions Menang 3-2 dengan 10 Pemain
Intrend.id – Laga Tim Nasional Sepak Bola (Timnas) Meksiko vs Inggris baru saja berakhir dengan hasil kejutan. Three Lions memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan tuan rumah Meksiko dengan skor dramatis 3-2 pada babak 16 besar.
Duel sengit hasil Meksiko vs Inggris yang berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, Senin 6 Juli 2026 pagi WIB itu menyajikan lima gol, kartu merah, penalti, hingga aksi heroik Jude Bellingham yang menjadi pembeda.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Inggris mampu bertahan hingga peluit akhir meski harus bermain dengan 10 pemain. Mental juara dan organisasi permainan yang solid menjadi kunci keberhasilan pasukan Thomas Tuchel menyingkirkan salah satu tuan rumah turnamen.
Pertandingan Meksiko vs Inggris
Sejak awal pertandingan, Meksiko langsung tampil agresif di depan puluhan ribu pendukungnya sendiri. Bermain di ketinggian Estadio Azteca menjadi keuntungan tersendiri bagi El Tri. Mereka leluasa menguasai bola dan berusaha menekan pertahanan Inggris melalui kombinasi Roberto Alvarado, Julián Quiñones, dan Raúl Jiménez.
Namun, Inggris tidak terpancing bermain terbuka. Three Lions memilih pendekatan yang lebih pragmatis. Mereka membiarkan Meksiko menguasai bola sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat.
Strategi tersebut langsung membuahkan hasil pada menit ke-36.
Jude Bellingham memecah kebuntuan lewat penyelesaian akhir yang tenang setelah menerima umpan matang dari lini depan Inggris. Gol itu langsung meningkatkan kepercayaan diri tim asuhan Thomas Tuchel.
Belum sempat Meksiko bangkit, Bellingham kembali menghukum pertahanan lawan hanya dua menit kemudian. Gelandang muda itu mencetak gol keduanya pada menit ke-38 dan membawa Inggris unggul 2-0. Brace kilat tersebut membuat suasana Estadio Azteca mendadak hening.
Meksiko akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum. Julián Quiñones sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Inggris pada menit ke-42. Gol itu membuat harapan tuan rumah kembali hidup dan babak pertama ditutup dengan skor 2-1 untuk keunggulan Inggris.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin panas.
Inggris kembali menjauh melalui gol Jarell Quansah pada menit ke-54. Bek muda tersebut berhasil memanfaatkan situasi bola mati untuk membawa Three Lions unggul 3-1.
Sayangnya, beberapa menit kemudian Quansah justru menjadi sorotan karena menerima kartu merah. Inggris pun harus memainkan sisa pertandingan dengan 10 orang.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Meksiko untuk meningkatkan tekanan. Tim asuhan Javier Aguirre terus menggempur pertahanan Inggris dari berbagai sisi lapangan.
Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-69 ketika Raúl Jiménez sukses mengeksekusi penalti dan memperkecil skor menjadi 3-2. Gol itu membuat pertandingan kembali hidup dan menghadirkan ketegangan hingga menit-menit akhir.
Meksiko terus mengepung pertahanan Inggris. Namun Jordan Pickford tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Beberapa penyelamatan penting yang dilakukannya membuat Inggris mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pemain Kunci Meksiko vs Inggris
Jude Bellingham layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Dua gol cepat yang dicetaknya pada babak pertama menjadi fondasi kemenangan Inggris. Selain produktif, gelandang Real Madrid itu juga tampil dominan dalam membantu transisi menyerang maupun bertahan.
Harry Kane kembali menunjukkan perannya sebagai pemimpin lini depan. Selain mencetak gol dari titik penalti, kapten Inggris itu terus menjadi target utama dalam membangun serangan dan membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Di kubu Meksiko, Julián Quiñones tampil cukup impresif. Penyerang tersebut beberapa kali merepotkan pertahanan Inggris sebelum akhirnya mencetak gol penting pada penghujung babak pertama. Raúl Jiménez juga tampil efektif dengan mencetak gol melalui tendangan penalti sekaligus menjaga asa tim tuan rumah.
Statistik Meksiko vs Inggris
Pertandingan Meksiko vs Inggris secara statistik menunjukkan tuan rumah tampil lebih dominan. Mereka menguasai sekitar 60 hingga 67 persen penguasaan bola dan menghasilkan lebih banyak percobaan tembakan dibanding Inggris.
Namun, sepak bola tidak hanya soal dominasi. Inggris tampil jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Hampir setiap kesempatan emas berhasil dikonversi menjadi gol. Efisiensi itulah yang akhirnya menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Dari sisi taktik, Thomas Tuchel kembali menunjukkan kecerdasannya. Inggris tidak memaksakan penguasaan bola, tetapi lebih fokus menjaga organisasi permainan. Declan Rice dan Elliot Anderson bekerja keras melindungi lini belakang, sementara Bellingham diberi kebebasan melakukan tusukan dari lini kedua.
Strategi tersebut terbukti berhasil membongkar pertahanan Meksiko yang sebelumnya tampil sangat solid sepanjang turnamen.
Di sisi lain, Meksiko bermain sesuai karakter mereka. Javier Aguirre menginstruksikan anak asuhnya untuk menekan sejak awal melalui pressing tinggi dan transisi cepat. Dukungan penuh suporter di Estadio Azteca juga membuat semangat para pemain meningkat sepanjang pertandingan.
Namun beberapa kesalahan dalam mengantisipasi serangan balik Inggris harus dibayar mahal. Lini pertahanan El Tri gagal mengawal pergerakan Bellingham dan Kane pada momen-momen krusial.
Bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua membuat Inggris harus mengubah pendekatan. Mereka lebih banyak bertahan dalam blok rendah sambil sesekali mengancam lewat serangan balik. Disiplin bertahan menjadi faktor utama yang mengantarkan Three Lions mengamankan kemenangan.
Inggris Bakal Hadapi Norwegia
Hasil ini membawa Inggris melangkah ke babak perempat final untuk menghadapi Norwegia yang secara mengejutkan menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1. Duel tersebut dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan karena mempertemukan dua tim yang sedang berada dalam performa terbaiknya.
Bagi Inggris, kemenangan dramatis atas Meksiko menunjukkan kematangan mental mereka dalam menghadapi tekanan, termasuk saat bermain di kandang lawan dan harus kehilangan satu pemain.
Sementara itu, Meksiko harus mengakhiri perjalanan mereka di depan publik sendiri. Meski gagal melaju lebih jauh, performa El Tri sepanjang Piala Dunia 2026 tetap layak mendapat apresiasi. Mereka mampu bersaing dengan tim-tim elite dunia dan memberikan perlawanan sengit hingga menit terakhir.
Drama lima gol di Estadio Azteca hasil pertandingan Meksiko vs Inggris sekali lagi membuktikan bahwa pertandingan fase gugur Piala Dunia selalu menghadirkan cerita yang sulit dilupakan. Kali ini, efektivitas, ketenangan, dan mental baja menjadi milik Inggris yang sukses mengamankan satu tempat di delapan besar Piala Dunia 2026. (*)
Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









