Trend in Siber

Kecelakaan Maut Jalan Wates Akibat Lawan Arus, 4 Remaja Meninggal

Intrend.id – Kecelakaan jalan Wates bikin geger warga, Jumat 3 April 2026, dini hari. Insiden tragis ini terjadi di Jalan Yogya–Wates, tepatnya depan Circle K, Dusun Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul. Total empat remaja harus kehilangan nyawa dalam kejadian maut tersebut.

Awalnya korban kecelakaan Jalan Wates ini dilaporkan tiga orang. Namun situasi makin pilu setelah satu korban lain, AGS (17), akhirnya dinyatakan meninggal dunia usai sempat dirawat. Ia diketahui berasal dari Sidorejo, Godean, Sleman.

Tiga korban lain yang lebih dulu meninggal yakni R (17), AA (19), dan F (18). Mereka semua masih usia muda, lagi masa aktif-aktifnya, tapi takdir berkata lain.

Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Kronologinya cukup bikin geleng kepala.

Dua motor Honda Scoopy yang ditumpangi para korban melaju dari arah timur ke barat. Tapi bukannya di jalur yang benar, keduanya justru nekat lawan arus.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Toyota Avanza yang dikemudikan S (62). Jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

Scoopy pertama langsung menghantam bagian depan mobil. Benturan keras bikin Avanza oleng ke kanan. Nahas, Scoopy kedua yang berada di belakang ikut menghajar bodi samping mobil. Terjadilah tabrakan beruntun yang berujung maut.

“Kedua sepeda motor tersebut melaju melambung ke sebelah kanan atau melawan arus. Di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan (barat ke timur) melaju mobil Toyota Avanza bernopol AD-1838-NQ yang dikemudikan oleh S (62),” ujar Iptu Rita dikutip dari Tribrata Polda DIY, Sabtu 4 April 2026.

Yang bikin makin miris, seluruh korban diketahui tidak memakai helm. Fakta ini jadi sorotan penting karena risiko fatal jadi makin tinggi. “Tidak ditemukan helm kedua pengendara sepeda motor,” jelas Iptu Rita.

AA (19) dan F (18) dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Sementara R (17) sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping, tapi nyawanya tak tertolong. AGS (17) sempat dirawat karena luka parah sebelum akhirnya ikut meninggal dunia.

Sementara itu, pengemudi Avanza dan penumpangnya dilaporkan selamat tanpa luka. Meski begitu, kondisi kendaraan cukup parah. Mobil mengalami ringsek di bagian depan dan samping, kaca pecah, sementara dua motor Scoopy hancur.

Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta. Namun jelas, kehilangan nyawa jauh lebih besar dari sekadar angka.

Kecelakaan jalan Wates ini langsung mendapat penanganan pihak kepolisian. Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul. Polisi juga kembali mengingatkan, khususnya anak muda, buat nggak ugal-ugalan di jalan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status