Trend in SiberTrend in Sports

Kenapa Korea Selatan Tidak Lolos Babak Lanjutan Piala Dunia 2026? Son Heung-min dkk Kena Mental?

Intrend.id – Kenapa Korea Selatan tidak lolos penyisihan grup Piala Dunia 2026 dan lanjut ke babak berikutnya benar-benar penuh plot twist yang bikin syok! Fakta ini menjadi kejutan paling pahit datang dari tim favorit drakor-mania, Korea Selatan.

Alasan kenapa Korea Selatan tidak lolos penyisihan grup Piala Dunia 2026 menjadi sorotan terhadap skuad Taeguk Warriors ini usai dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar.

Langkah Son Heung-min dan kawan-kawan harus terhenti secara tragis di fase grup. Penasaran kenapa raksasa Asia ini bisa langsung out? Mari kita bicara soal hasil pertandingan.

Lini Depan Kurang Tajam dan Minim Kreativitas

Sebenarnya, start Korea Selatan di Grup A tak buruk. Mereka sempat menang 2-1 lawan Republik Ceko. Tapi setelah itu, performa mereka langsung drop alias melempem.

Saat menghadapi Meksiko dan Afrika Selatan, lini serang Korsel seolah kehabisan amunisi. Mereka kalah beruntun dengan skor kembar 0-1.

Strategi menyerang yang biasanya cair malah kelihatan buntu. Son Heung-min yang jadi tumpuan juga dijaga super ketat sampai frustrasi sendiri. Kalau depannya tak produktiv, gol akan menjauh.

Kalah Saing di Jalur Tiket Peringkat 3 Terbaik

Dengan modal 3 poin dari tiga laga, nasib Korsel sempat digantung lewat jalur peringkat ketiga terbaik. Sayangnya, dewi fortuna tak berpihak pada mereka.

Kepastian mereka angkat koper terkunci setelah RD Kongo menang dramatis atas Uzbekistan. Hasil itu melempar posisi Korsel ke peringkat 9 dalam klasemen tim peringkat tiga.

Padahal, cuma 8 tim teratas yang bisa dapat “tiket gratisan” ke babak 32 besar. Kurang beruntung dan langsung tersingkir.

Taktik Dikritik, Pelatih Langsung Angkat Kaki

Kegagalan ini jelas bikin publik sepak bola Korea Selatan meradang. Taktik yang diterapkan pelatih kepala, Hong Myung-bo, dinilai terlalu monoton dan kurang adaptif.

Bahkan, Presiden Korea Selatan sampai ikut kecewa berat dan minta evaluasi total di tubuh federasi.

Di akun media sosial X, 28 Juni 2026, dia menilai kegagalan itu bukan sekadar persoalan hasil pertandingan.

“Kegagalan Timnas Korea Selatan lolos ke putaran final Piala Dunia ini, yang membuat publik merasa hampa, merupakan kegagalan dari segi organisasi dan personel,” tulis Lee Jae Myung.

Dia bahkan minta adanya investigasi menyeluruh terhadap Tim Nasional Sepak Bola (Timnas) Korea Selatan atas kegagalan itu.

“Mengingat besarnya dana pajak masyarakat dan dukungan negara yang dialokasikan untuk keikutsertaan di Piala Dunia, saya meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata menyelidiki secara menyeluruh kejadian ini, menganalisis penyebabnya, serta menyusun langkah-langkah pencegahan dan perbaikan agar tidak terulang,” ungkap Lee.

Dia juga menyesal telah membuat masyarakat begitu kecewa akibat peristiwa yang memalukan ini.

Tak pakai lama, sehari setelah dipastikan gugur, Hong Myung-bo langsung menyatakan mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab.

“Hari ini saya mengundurkan diri dari tim nasional sepak bola. Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para penggemar,” ujar Hong Myung-bo dengan lesu.

Introspeksi Total Demi Masa Depan

Gugurnya Korsel jadi pelajaran berharga kalau nama besar dan pemain bintang yang main di Eropa aja tak cukup buat menaklukan panggung dunia. Tanpa kerja sama tim yang solid dan taktik yang visioner, tim manapun bisa kena terbantai atau minimal pulang awal.

Kenapa Korea Selatan tidak lolos dari fase penyisihan grup dan tersingkir di Piala Dunia 2026 mungkin akan terus menjadi pembahasan. Namun sekarang, saatnya buat skuad Taeguk Warriors wakil Asia itu untuk berbenah, cari pelatih baru yang lebih fresh, dan kembali lebih kuat di turnamen berikutnya! (*)

Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status