Trend in Sports

Langkah Sulit Veda Pratama di Moto3 Aragon, Start P22 Setelah Terhenti di Q1

Intrend.id – Rider muda Indonesia Veda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 Aragon 2026 dari posisi ke-22. Hasil tersebut didapat setelah Veda hanya mampu finis di posisi kedelapan pada sesi Q1, Sabtu 29 Agustus 2026.

Kabar tersebut disampaikan Idemitsu Honda Team Asia melalui akun X resminya. Tim menulis, “P8 Veda Pratama Final Result Q1.”

Hasil ini membuat Veda gagal melaju ke Q2. Hanya empat pebalap tercepat di Q1 yang berhak melanjutkan ke sesi kualifikasi kedua.

Veda mencatat waktu terbaik 1 menit 58,041 detik. Ia sempat berada di posisi keenam pada awal sesi.

Namun, posisi Veda merosot ketika pebalap lain memperbaiki catatan waktu. Ia akhirnya harus puas berada di urutan kedelapan.

Empat pebalap yang lolos dari Q1 adalah Brian Uriarte, David Gonzales, Cormac Buchanan, dan Joel Esteban.

Dengan hasil tersebut, Veda akan start dari grid ke-22 pada balapan Moto3 GP Aragon, Minggu 30 Agustus 2026.

Posisi ini menjadi hasil kualifikasi terburuk Veda sepanjang Moto3 2026. Sebelumnya, pebalap 17 tahun tersebut lebih sering menembus Q2 dan mampu bersaing di barisan depan.

Masalah Veda sudah terlihat sejak sesi latihan Jumat. Kondisi lintasan MotorLand Aragon yang licin membuat Veda kesulitan menemukan setelan motor Honda yang tepat.

Pada FP1, Veda hanya berada di posisi ke-20. Ia kemudian tetap berada di posisi ke-20 dalam klasifikasi gabungan Practice dengan catatan waktu sekitar 1:58,660.

Hanya 14 pebalap teratas dalam klasifikasi Practice yang langsung lolos ke Q2. Veda pun harus menjalani Q1.

Sementara itu, David Almansa merebut pole position. Pebalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP tersebut mencatat waktu 1:56,347 pada Q2.

Marco Morelli dan Maximo Quiles melengkapi baris terdepan.

Rekan setim Veda, Zen Mitani, akan start lebih belakang dari posisi ke-25. Pebalap Malaysia Hakim Danish yang lolos Q2 berada di posisi ke-13.

Veda Pratama kini berada di posisi keenam klasemen Moto3 2026 dengan 97 poin. Ia hanya membutuhkan tiga poin untuk mencapai 100 poin pada musim debutnya.

Start dari P22 tentu menjadi tantangan besar. Namun, Moto3 dikenal memiliki persaingan rapat dan peluang menyalip yang terbuka.

Veda Pratama melalui Moto3 Aragon 2026 masih berpeluang memperbaiki posisinya. Kecepatan balapan, pemilihan strategi, dan keberanian melakukan manuver akan menjadi kunci untuk mengejar poin di Aragon. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status