Trend in Siber

Mahmoud Ahmadinejad Dikabarkan Meninggal usai Serangan Udara di Iran

Intrend.id – Mahmoud Ahmadinejad dikabarkan meninggal usai serangan udara di Iran. Kabar duka ini mengguncang Republik Islam Iran.

Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan meninggal dalam gelombang serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026.

Media afiliasi pemerintah Iran, ILNA News Agency, menyebut Ahmadinejad tewas bersama para pengawalnya akibat serangan rudal yang menghantam kediamannya di distrik Narmak, Teheran timur. Serangan itu menjadi bagian dari operasi yang juga menargetkan kompleks Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang sebelumnya dikonfirmasi turut gugur.

Informasi mengenai kematian Ahmadinejad sempat simpang siur. Beberapa laporan awal menyebut belum ada konfirmasi resmi. Namun hingga larut malam 1 Maret waktu Indonesia Barat, sejumlah media internasional mengutip sumber Iran yang menyatakan kematiannya telah terverifikasi. Ahmadinejad meninggal pada usia 69 tahun.

Sebagai presiden keenam Iran periode 2005–2013, Ahmadinejad dikenal luas sebagai tokoh konservatif garis keras dengan gaya populis yang kontroversial. Ia kerap menjadi sorotan dunia karena sikapnya terhadap program nuklir Iran, retorika keras terhadap Israel, serta pernyataan-pernyataan yang menuai kecaman global.

Namun selepas masa jabatannya, hubungannya dengan Khamenei memburuk. Ia beberapa kali mencoba kembali maju dalam pemilihan presiden—pada 2017, 2021, dan 2024—namun selalu didiskualifikasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ahmadinejad dinilai tersisih dari lingkar inti kekuasaan. Meski masih menjadi anggota Dewan Kebijaksanaan, pengaruhnya tak lagi dominan. Ia bahkan kerap mengkritik elite politik Iran, membuat posisinya kian terpinggirkan di tengah dinamika internal rezim.

Ahmadinejad tidak memiliki peran langsung dalam struktur transisi kepemimpinan pasca wafatnya Khamenei. Berdasarkan Pasal 111 Konstitusi Iran, kekuasaan sementara kini dijalankan oleh Dewan Kepemimpinan Sementara Iran yang terdiri dari Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Mahkamah Agung Gholamhossein Mohseni Ejei, serta ulama Dewan Garda Alireza Arafi.

Mengenal Ayatollah Alireza Arafi, Ulama Senior yang Kini Pegang Kendali Sementara Iran

Tidak ada pernyataan pribadi Ahmadinejad terkait kematian Khamenei maupun pembentukan dewan sementara tersebut. Beberapa unggahan di media sosial yang mengklaim adanya pesan belasungkawa darinya dinilai tidak akurat, mengingat laporan menyebut ia tewas tak lama setelah serangan pertama terjadi.

Usai kabar Mahmoud Ahmadinejad meninggal menyebar luas, situasi Iran belum menentu. Serangan balasan rudal dan drone dilaporkan terus berlangsung, sementara pejabat tinggi Iran bersumpah akan melakukan pembalasan. Kematian Ahmadinejad menghapus satu figur besar—sekaligus kontroversial—dari panggung politik Iran, menambah panjang daftar perubahan dramatis dalam krisis Iran 2026 yang mengguncang kawasan dan dunia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status