Mengenal Giovanny Daza Gitaris Death Metal Kolombia Viral Usai Cover Lagu Rock Indonesia
Intrend.id – Nama Giovanny Daza sedang viral di Indonesia. Dia adalah gitaris death metal asal Kolombia yang mendadak viral setelah meng-cover sejumlah lagu rock legendaris Indonesia.
Kehadiran Giovanny Daza di kancah musik rock Indonesia punya magnet kuat. Dia membuat gaung musik rock Tanah Air sampai ke Amerika Selatan.
Giovanny Daza langsung menjadi sosok yang membuat heboh netizen Tanah Air. Dia pun ramai dibicarakan di media sosial.
Unggah Cover Lagu Rock Lawas Indonesia
Lewat akun Instagram @giovannydza dan Facebook miliknya, ia rutin mengunggah video permainan gitar berbagai lagu rock. Namun yang membuat netizen Indonesia kaget adalah pilihan lagu yang ia mainkan.
Bukan Metallica atau Iron Maiden dan Sepultura. Giovanny justru memainkan lagu-lagu lawas Indonesia yang sempat berjaya pada era 1990-an hingga awal 2000-an.
Beberapa lagu yang sudah ia cover antara lain “Kau Pikir Kaulah Segalanya” milik Edane, “Time To Rock” dari Boomerang, “Tragedi”, “Pelangi”, hingga karya gitaris legendaris John Paul Ivan lewat lagu “Political Mind”.
Yang paling baru, Giovanny mengunggah cover lagu “Putri” milik Jamrud pada Kamis, 4 Juni 2026. Hasilnya di luar dugaan. Video tersebut langsung melejit dan ditonton lebih dari 254 ribu kali hanya dalam waktu 1 hari.
Pengakuan Giovanny
Dalam unggahannya, Giovanny mengaku lagu tersebut merupakan salah satu rekomendasi dari pengikutnya di Indonesia.
“Indonesia, di sini saya bersama salah satu klasik besar yang direkomendasikan oleh Anda. Jamrud – Putri. Dan terus rekomendasikan lebih banyak lagu. Tulis di komentar lagu apa yang Anda inginkan berikutnya,” tulisnya.
Kolom komentar pun langsung dibanjiri netizen Indonesia. Banyak yang antusias memberikan daftar lagu rock favorit mereka.
Ada yang meminta Pas Band lewat lagu “Jengah”. Sebagian lagi menyarankan Dewa 19 dengan “Pangeran Cinta”. Nama Koil dengan “Dunia Dalam Berita”, Kobe Band lewat “Pesta Rakyat”, Kotak dengan “Beraksi”, hingga Sheila On 7 melalui “Melompat Lebih Tinggi” juga ikut disebut.
Fenomena Berbasis Algoritma
Fenomena ini menjadi menarik karena performa video lagu Indonesia ternyata jauh lebih tinggi dibanding konten yang biasanya dimainkan Giovanny.
Padahal selama ini ia dikenal sebagai gitaris yang sering memainkan lagu-lagu band metal dan hard rock dunia seperti Metallica, Iron Maiden, hingga Avenged Sevenfold.
Namun algoritma media sosial tampaknya berbicara lain.
Cover “Kau Pikir Kaulah Segalanya” milik Edane kini telah ditonton lebih dari 718 ribu kali di Facebook Reels dan mengumpulkan sekitar 12 ribu tanda suka. Sementara lagu “Pelangi” milik Boomerang menembus sekitar 579 ribu tayangan. Adapun “Tragedi” telah disaksikan lebih dari 208 ribu kali.
Angka tersebut jauh melampaui beberapa video cover lagu Barat yang pernah ia unggah sebelumnya.
Tak heran jika Giovanny kini semakin tertarik mengeksplorasi katalog musik rock Indonesia. Semakin banyak lagu yang ia mainkan, semakin besar pula respons yang diterimanya.
Dukungan Musisi Indonesia
Dukungan juga datang langsung dari para musisi Indonesia.
John Paul Ivan memberikan komentar singkat namun penuh apresiasi dengan menulis, “Wow Amazing”.
Sementara mantan vokalis Boomerang, Roy Jeconiah, juga ikut menyampaikan apresiasi kepada Giovanny dalam bahasa Spanyol.
Respons positif tersebut semakin memperlihatkan bahwa musik rock Indonesia masih memiliki tempat spesial. Bukan hanya di hati penggemar lokal, tetapi juga mulai menarik perhatian musisi internasional.
Latar Belkang Giovanny Daza
Di balik viralnya video-video tersebut, Giovanny sebenarnya bukan musisi sembarangan.
Ia dikenal sebagai pendiri sekaligus gitaris utama BAAL, sebuah band technical death metal asal Kolombia. Genre ini dikenal sangat teknis dan kompleks. Permainan gitarnya cepat, agresif, penuh teknik shredding, serta dipadukan dengan karakter musik ekstrem khas death metal.
Kemampuan teknis itulah yang membuat banyak netizen Indonesia merasa lagu-lagu rock lawas tanah air cocok dimainkan olehnya.
Karena itu, daftar rekomendasi pun terus bertambah setiap hari.
Nama God Bless menjadi salah satu yang paling sering muncul. Lagu seperti “Semut Hitam” dan “Kehidupan” dianggap cocok karena memiliki aransemen gitar rumit karya Ian Antono.
Jamrud juga menjadi favorit. Banyak penggemar berharap Giovanny memainkan lagu “Nekad” atau “Krisis Air” yang memiliki riff gitar khas Azis MS.
Selain itu ada Roxx yang dikenal sebagai salah satu pionir thrash metal Indonesia. Lagu “Rock Bergema” disebut sangat pas dengan karakter permainan cepat ala Giovanny.
Tak sedikit pula yang menantangnya memainkan lagu-lagu Burgerkill dan Rif. Mengingat latar belakangnya sebagai musisi death metal, lagu seperti “Tiga Titik Hitam” dan “Anjing Tanah” dianggap bakal menjadi tantangan menarik. Giovanny sendiri telah memainkan lagu Burgerkill berjudul “Under The Scars” beberapa waktu lalu.
Sementara penggemar Slank meminta Giovanny mencoba lagu-lagu era awal seperti “Suit-Suit… He-He (Gadis Sexy)” dan “Bermimpi” yang menonjolkan permainan gitar liar khas Pay Burman.
Viralnya Giovanny Daza menjadi bukti sederhana bahwa musik tidak mengenal batas negara. Lagu-lagu rock Indonesia yang lahir puluhan tahun lalu ternyata masih relevan dan mampu menarik perhatian musisi dari belahan dunia lain.
Kini banyak netizen berharap Giovanny Daza suatu saat bisa diundang ke Indonesia. Apalagi jika ada festival rock klasik atau reuni musisi legendaris. Bukan tidak mungkin gitaris asal Kolombia itu bakal menjadi tamu spesial yang paling ditunggu para pecinta rock Tanah Air. (*)









