PSG Juara Piala Super Eropa 2026 Usai Kalahkan Aston Villa 2-1
Intrend.id – Paris Saint-Germain (PSG) kembali mengangkat trofi Piala Super Eropa 2026 sebagai juara. Les Parisiens mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis dini hari, 13 Agustus 2026 WIB.
Kemenangan PSG sebagai juara Piala Super Eropa 2026 dibuka oleh gol Khvicha Kvaratskhelia. Aston Villa kemudian menyamakan kedudukan melalui pemain muda 17 tahun, Brian Madjo.
Gol Désiré Doué pada babak kedua kemudian menentukan kemenangan PSG.
Kemenangan ini membuat PSG sukses mempertahankan gelar Piala Super Eropa. Mereka menjadi klub ketiga setelah AC Milan dan Real Madrid yang mampu menjuarai ajang tersebut dalam dua musim beruntun.
Kvaratskhelia Buka Keunggulan PSG
PSG langsung mencoba mengambil kendali permainan. Hasilnya terlihat pada menit ke-20.
Khvicha Kvaratskhelia menerima bola dari sisi kiri. Penyerang asal Georgia itu kemudian bergerak ke dalam, melewati penjagaan lawan, dan melepaskan tembakan keras.
Bola meluncur ke sisi dekat gawang Marco Bizot.
PSG unggul 1-0.
Aston Villa tidak tinggal diam. Tim asuhan Unai Emery mulai meningkatkan tekanan.
John McGinn menjadi salah satu pemain yang aktif membangun serangan. Umpan-umpannya dari sisi lapangan beberapa kali merepotkan pertahanan PSG.
Ancaman terbesar Villa datang dari Brian Madjo.
Brian Madjo Cetak Sejarah
Madjo menjalani debut kompetitif bersama Aston Villa setelah klub menyelesaikan persoalan registrasinya. Pemain berusia 17 tahun itu langsung menunjukkan keberanian.
Beberapa peluang didapat Madjo. Ada sundulan yang melebar dan tembakan yang hanya melewati sisi gawang.
Usahanya striker muda ini membuahkan hasil pada menit ke-45.
McGinn mengirim umpan silang ke tiang jauh. Madjo mampu mempertahankan posisi di antara pemain PSG dan melepaskan tendangan voli kaki kiri.
Bola menghujam bagian atas gawang.
PSG 1-1 Aston Villa.
Gol tersebut terasa spesial. Madjo menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Super Eropa.
Doué Jadi Penentu
PSG meningkatkan tekanan setelah jeda. Luis Enrique memasukkan Ousmane Dembélé untuk menambah daya gedor.
Perubahan itu langsung memberi dampak.
Pada menit ke-61, Dembélé mengirim umpan terobosan kepada Désiré Doué. Sang gelandang menyerang ruang kosong, bergerak ke dalam, lalu menaklukkan Bizot.
Sempat muncul kekhawatiran gol tersebut dianulir karena offside. Asisten wasit memang mengangkat bendera.
Namun, VAR melakukan pemeriksaan.
Hasilnya, Matty Cash dinilai membuat posisi Doué tetap onside. Gol pun disahkan.
PSG kembali unggul 2-1.
Villa Terus Mengejar
Aston Villa tidak menyerah.
Tim Inggris tersebut terus mencari gol penyama. Beberapa peluang muncul melalui umpan silang dan bola-bola udara.
Matvey Safonov harus bekerja keras menjaga gawang PSG. Marquinhos dan Willian Pacho juga tampil penting dalam mengamankan lini belakang.
Villa terus menekan hingga menit-menit akhir. Namun, pertahanan PSG mampu bertahan.
Peluit panjang akhirnya berbunyi.
PSG menang 2-1 atas Aston Villa.
PSG Pertahankan Trofi
Kemenangan ini membuat PSG mengawali musim 2026/2027 dengan trofi.
Kvaratskhelia menjadi pembuka jalan. Madjo mencuri perhatian dengan gol bersejarah. Doué kemudian memastikan PSG pulang sebagai juara.
Bagi Aston Villa, kekalahan ini tetap menyisakan cerita positif. Mereka mampu memberi perlawanan serius kepada juara Liga Champions.
Terutama Madjo.
Pada usia 17 tahun, ia langsung mencetak gol dalam laga besar Eropa. Debutnya berubah menjadi momen yang sulit dilupakan.
Sementara bagi PSG, kemenangan **PSG vs Aston Villa** menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama Eropa.
Trofi kembali menjadi milik Paris.
Hasil akhir Piala Super Eropa 2026:
PSG 2-1 Aston Villa
⚽ Kvaratskhelia 20′
⚽ Madjo 45′
⚽ Doué 61′
Hasil ini membuktikan PSG mampu mempertahankan dominasi sebagai juara Piala Super Eropa 2026. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









