PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions UCL, Gol Harry Kane Tak Selamatkan Bayern
Intrend.id – Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya memastikan tiket ke final Liga Champions UEFA 2025/2026 UCL usai menahan imbang Bayern Munich 1-1 dalam laga super panas di Allianz Arena, Kamis dini hari 7 Mei 2026 WIB.
PSG tetap lolos ke final Liga Champions UEFA 2025/2026 UCL meski hanya bermain imbang di kandang Munich. Ini berkat kemenangan agregat 6-5.
Klub asal Paris itu akan menghadapi Arsenal FC pada final Liga Champions di Budapest, 30 Mei mendatang.
Jalannya Pertandingan
Atmosfer Allianz Arena benar-benar penuh drama. Bayern tampil habis-habisan demi mengejar ketertinggalan agregat, tetapi PSG kembali menunjukkan mentalitas besar dan permainan efektif khas racikan Luis Enrique.
Laga bahkan belum berjalan tiga menit ketika PSG langsung membuat publik Munich terdiam.
Ousmane Dembélé sukses mencetak gol cepat setelah menerima assist cantik dari Khvicha Kvaratskhelia.
Gol tersebut membuat agregat berubah menjadi 6-4 untuk PSG dan langsung memberikan tekanan besar kepada Bayern Munich.
PSG tampil sangat tenang menghadapi pressing agresif tuan rumah. Mereka membiarkan Bayern menguasai bola lalu menyerang balik dengan kecepatan mematikan Dembélé dan Kvaratskhelia.
Bayern Dominan Tapi Sulit Menembus PSG
Bayern langsung tampil menyerang sejak awal dengan formasi agresif 4-2-3-1 milik Vincent Kompany.
Duet Jamal Musiala dan Michael Olise berkali-kali mencoba membongkar pertahanan PSG. Sementara Luis Díaz terus memberi ancaman lewat kecepatan di sisi sayap.
Namun masalah utama Bayern tetap sama seperti leg pertama: lini pertahanan mereka terlalu terbuka saat kehilangan bola.
PSG justru terlihat jauh lebih klinis. Trio lini depan mereka sangat berbahaya dalam situasi transisi cepat.
Dua Handball PSG Kontroversi
Drama besar terjadi pada babak pertama ketika Bayern merasa dirugikan keputusan wasit João Pinheiro.
Ada dua insiden handball pemain PSG di kotak penalti yang langsung memancing protes keras pemain Bayern dan ribuan fans di Allianz Arena.
Insiden pertama melibatkan João Neves, sementara insiden kedua melibatkan Nuno Mendes.
Dalam tayangan ulang, bola terlihat mengenai tangan pemain PSG. Namun wasit bersama VAR memutuskan tidak memberikan penalti.
Fans Bayern juga marah karena Mendes dianggap layak mendapat kartu kuning kedua dalam salah satu insiden.
Situasi itu membuat atmosfer stadion makin panas dan penuh tensi hingga turun minum.
Gol Harry Kane di Injury Time
Pada babak kedua, Bayern terus menekan demi mengejar ketertinggalan agregat.
Harry Kane akhirnya berhasil mencetak gol penyeimbang pada injury time 90+4 babak kedua lewat tendangan akurat yang membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut sempat membangkitkan harapan publik Allianz Arena untuk menciptakan comeback dramatis.
Namun waktu sudah terlalu sedikit. PSG bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Tak ada pesta di Munich malam itu. Bayern tersingkir meski tampil penuh semangat di depan pendukung sendiri.
PSG vs Arsenal di Final Liga Champions
Keberhasilan ini membuat PSG lolos ke final Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun.
Kini mereka akan menghadapi Arsenal yang sebelumnya sukses menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1.
Final nanti diprediksi bakal jadi duel super menarik antara dua tim dengan gaya bermain menyerang dan cepat.
PSG datang dengan pengalaman final beruntun dan lini serang eksplosif. Sementara Arsenal sedang berada dalam performa terbaik di bawah Mikel Arteta setelah akhirnya kembali ke final Liga Champions usai penantian 20 tahun.
Hasil skor semifinal Liga Champions Bayern Munich 1-1 PSG. Gol tercipta dari Ousmane Dembélé (PSG) dan Harry Kane (Bayern).
Agregat PSG menang 6-5 sehingga menempatkan mereka pada final UCL Liga Champions UEFA 2025/2026. Laga PSG vs Arsenal akan berlangsung di Budapest pada 30 Mei 2026 mendatang. (*)









