Home | Trend in Siber | Tabrakan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, Truk Diduga Rem Blong Hantam 9 Kendaraan

Tabrakan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, Truk Diduga Rem Blong Hantam 9 Kendaraan

tabrakan beruntun sibolangit

Intrend.id – Kecelakaan maut tabrakan kendaraan beruntun terjadi di Sibolangit jalur Medan-Berastagi. Kecelakaan yang melibatkan sekitar sembilan kendaraan terjadi di Jalan Letjen Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat, 17 Juli 2026 siang.

Peristiwa tragis tabrakan kendaraan beruntun di Sibolangit tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Hingga kini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan yang ringsek, serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Sejumlah video situasi usai tabrakan beredar di media sosial dan menunjukkan kepanikan warga serta kerusakan parah sejumlah kendaran yang terguling.

Akibat insiden itu, arus lalu lintas di jalur utama penghubung Medan menuju Berastagi sempat mengalami kemacetan panjang sebelum dilakukan pengalihan sementara.

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika sebuah truk bermuatan galon air melaju dari arah Medan menuju Berastagi.

Saat melintasi jalur menurun di kawasan Sibolangit, truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali. Truk kemudian menghantam sejumlah kendaraan yang berada di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.

Sedikitnya sembilan kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut, mulai dari mobil pribadi, pikap, hingga kendaraan lainnya.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku mendengar suara benturan keras berkali-kali. Tak lama kemudian, suasana berubah menjadi panik ketika warga berusaha menolong korban yang terjebak di dalam kendaraan.

Polisi Periksa Sopir Truk

Kanit Lantas Polsek Pancur Batu, AKP Rizal Purba, mengatakan pihaknya telah mengamankan sopir truk yang diduga menjadi penyebab utama kecelakaan.

Menurutnya, penyidik masih mendalami berbagai faktor yang memicu insiden tersebut, termasuk kondisi teknis kendaraan dan kecepatan saat melintas di jalur menurun.

“Kami sedang mendalami penyebab pasti, termasuk kondisi rem kendaraan dan kecepatan saat kejadian. Diduga faktor rem blong dan kepadatan lalu lintas di jalur menurun menjadi pemicu utama,” ujar AKP Rizal Purba, mengutip Kompas.

Empat Korban Meninggal, Delapan Orang Terluka

Akibat tabrakan beruntun ini, empat orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi maupun setelah mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, delapan korban lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda-beda. Salah satu korban merupakan seorang anak yang dilaporkan mengalami cedera di bagian kepala.

Seluruh korban luka telah dilarikan ke RSUP Haji Adam Malik Medan dan sejumlah fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Hingga saat ini, identitas lengkap para korban masih didata oleh pihak kepolisian.

Polisi Ingatkan Bahaya Jalur Medan-Berastagi

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, mengingatkan para pengendara agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi kawasan Sibolangit.

Menurutnya, jalur tersebut memang dikenal memiliki karakteristik jalan menurun dengan banyak tikungan tajam sehingga membutuhkan kondisi kendaraan yang benar-benar layak jalan.

“Kami imbau kepada seluruh pengendara untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melintas di jalur Sibolangit yang kerap rawan kecelakaan karena kontur jalan menurun dan tikungan tajam. Keselamatan adalah prioritas utama,” katanya kepada Tribun.

Jalur Sibolangit Kembali Jadi Sorotan

Jalur Jalan Letjen Jamin Ginting di kawasan Sibolangit memang sudah lama dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Sumatera Utara.

Selain menjadi akses utama menuju kawasan wisata Berastagi, medan jalan yang dipenuhi turunan panjang dan tikungan tajam membuat kendaraan berat sangat rentan mengalami gangguan sistem pengereman apabila tidak dirawat dengan baik.

Beberapa kecelakaan besar sebelumnya juga didominasi oleh kasus rem blong pada truk maupun kendaraan angkutan berat.

Proses Evakuasi Masih Berlangsung

Hingga Jumat sore, tim gabungan dari Polres Deli Serdang, Polsek Pancur Batu, relawan, serta petugas terkait masih melakukan proses pembersihan lokasi kecelakaan.

Sejumlah kendaraan yang mengalami kerusakan parah dievakuasi menggunakan crane agar arus lalu lintas dapat kembali normal.

Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pelanggaran lalu lintas dalam peristiwa tersebut.

AKP Rizal Purba menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk meningkatkan fasilitas keselamatan di jalur Sibolangit, termasuk evaluasi rambu lalu lintas dan sistem pengamanan jalan.

Peristiwa tabrakan beruntun di Sibolangit ini menjadi alarm bagi seluruh pengendara agar selalu memeriksa kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum melintasi jalur pegunungan seperti Medan-Berastagi. Dengan disiplin berkendara dan perawatan kendaraan yang rutin, diharapkan kecelakaan serupa tidak kembali memakan korban jiwa. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
© Copyright 2026, All Rights Reserved  |  @2021-2026 | Published by Intrend.id
DMCA.com Protection Status